Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Setiap Tahun 250 Ribu Orang Mati karena Senjata Api

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Agustus 2018 11:27 11:27 am
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Agustus 2018 11:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Studi yang dilakukan Journal of Medical Association (JAMA) mendapati bahwa seperempat juta kematian setiap tahun terjadi akibat penggunaan senjata api di seluruh dunia.

Dari 250.000 kematian akibat senpi yang terjadi setiap tahun di seluruh dunia itu, hampir dua pertiga merupakan tindakan bunuh diri, menurut hasil studi yang dirilis JAMA seperti dikutip DW Selasa (28/10/2018).

Dalam editorialnya yang menyertai laporan tersebut JAMA juga mengatakan kematian akibat senjata api merupakan “masalah besar kesehatan publik bagi kemanusiaan.”

Baca:  Dor! Seorang Tentara Amerika Bunuh Diri di Pangkalan Militer 

Studi itu menghitung kematian akibat senpi di 195 negara dan teritori berbeda dari tahun 1990 sampai 2016. Peneliti menghitung sekitar 209.000 kematian senpi pada tahun 1990 dibandingkan dengan 251.000 kematian pada tahun 2016, yang 27 persen di antaranya merupakan kasus bunuh diri dan 9 persen kecelakaan.

Brazil, Colombia, Guatemala, Meksiko, Venezuela dan Amerika Serikat mencakup setengah dari jumlah kematian itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Selama periode itu angka rata-rata kematian 4 per 100.000 orang tidak berubah. Namun, jumlah kasusnya terus naik di banyak negara yang dianalisis, terutama di kawasan Amerika Tengah dan Selatan.

El Salvador memiliki rata-rata kematian senpi tertinggi, yaitu hampir 4 per 100.000 orang. Sedangkan Singapura menjadi yang terendah dengan 0,1 per 100.000 orang.

Jerman mencatat sekitar 1.220 kematian senpi pada tahun 2016. Angka rata-ratanya turun hampir setengah dibanding 25 tahun silam, yaitu 0,9 per 100.000 orang pada 2016 dan 1,7 per 100.000 orang pada 1990. Pada dekade lalu, Jerman memberlakukan amnesti beberapa kali guna mengurangi jumlah senpi ilegal di negara itu.

Baca: Bunuh Diri Penyebab No.1 Kematian Tentara Israel

Penembakan massal di Amerika Serikat menjadi kepala berita internasional beberapa tahun terakhir, termasuk kasus beberapa hari lalu di turnamen video game di Jacksonville, Florida.

Namun hasil studi menunjukkan “kasus bunuh diri dengan senjata api di AS jumlahnya jauh mengalahkan pembunuhan dengan senpi di banyak negara.”

Amerika Serikat memiliki rata-rata bunuh diri dengan senpi tertinggi kedua, dengan 6 per 100.000 orang. Rata-rata tertinggi kasus bunuh diri dengan senpi ada di Greenland dengan 22 per 100.000, meskipun total kasus bunuh diri hanya 11.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Begini Seharusnya Memposisikan Islam dan Negara secara Benar
Tulisan selanjutnya Usahaku Gulung Tikar, Gara-gara Riba!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?