Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Raja Salman Telpon Erdogan Membahas Hilangnya Jurnalis Jamal Khashoggi

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 Oktober 2018 12:27 12:27 pm
Ahmad
Dipublikasikan 15 Oktober 2018 12:27
Bagikan
Raja Salman dan Recep Tayyip Erdogan
Bagikan

Hidayatullah.com—Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud berbicara dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan hari Ahad dalam sebuah panggilan telepon, di mana dia mengucapkan terima kasih kepada Erdogan karena menyambut usulan pihak kerajaan untuk membentuk tim gabungan untuk menyelidiki hilangnya warga negara Saudi Jamal Khashoggi, kutip SPA .

Pembicataan Raja Salman dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan membahas hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi ini merupakan percakapan telepon pertama atas ikut sensitif, dugaan pembunuhan wartawan asal Saudi di Konsulat Arab Saudi di Turki, kemarin.

Raja Saudi menekankan keteguhan pihak kerajaan dalam hubungannya dengan pemerintah Turki.

Kementerian luar negeri Arab Saudi mengatakan Raja Salman menghubungi Erdogan untuk mengucapkan terima kasih karena telah menerima proposal negaranya untuk membentuk kelompok khusus untuk membahas hilangnya jurnalis yang dikenal rajin mengkritik kerajaan itu.

Baca: Penyelidikan Turki, Jurnalis Saudi Terbunuh di Konsulat Saudi di Istanbul

Sementara Kantor Berita Anadolu menulis, Erdogan menyatakan apresiasinya terhadap hubungan yang terhormat dan historis  antara kedua negara dan dua bangsa, yang menyatakan kesungguhannya untuk memperkuat hubungan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Erdogan menekankan pembentukan tim bagungan untuk menyelidiki kasus tersebut, kata seorang sumber presiden Turki, yang tidak mau disebutkan namanya.

Baca: Turki Selidiki Hilangnya Wartawan Arab Saudi Secara Misterius

Jamal Khashoggi, seorang wartawan dan kolumnis Saudi untuk The Washington Post, telah hilang sejak dia memasuki Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.

Pada hari yang sama, 15 orang Saudi  termasuk beberapa pejabat, tiba di Istanbul dengan dua pesawat dan mengunjungi gedung itu sementara Khashoggi juga berada di dalam, kata sumber polisi Turki dikutip Anadolu. Semua individu yang telah diidentifikasi pihak intelijen Turki itu kini telah meninggalkan negara tersebut.

Pemerintah Turki percaya Khashoggi tewas di sebuah gedung konsulat, tetapi Arab Saudi membantah tuduhan tersebut, kutip AFP.

Otoritas Saudi juga belum memberikan penjelasan yang jelas tentang nasib Khashoggi, sementara beberapa negara – terutama Turki, AS, dan Inggris – mendesak agar kasus itu diselesaikan secepat mungkin.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jamal KhashoggiPenjaga Dua Masjid SuciRaja SalmanRaja Salman bin Abdulaziz al SaudRecep Tayyip ErdoganTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengungsi Palu Menangis Terharu Dibantu NGO Turki
Tulisan selanjutnya 12 Santri Mandailing Natal Meninggal Diterjang Banjir Saat Belajar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?