Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Hujan Lebat Landa Qatar Sebabkan Aktivitas Publik Berhenti

Ahmad
Terakhir diupdate: 21 Oktober 2018 19:22 7:22 pm
Ahmad
Dipublikasikan 21 Oktober 2018 19:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Hujan lebat hari Ahad (21/10/2018) menyebabkan terganggunya jalan, lalu lintas udara dan masuk rumah, serta menutup fasilitas umum di Qatar.

Ibu Kota Doha, mendapatkan hujan hampir satu tahun, menurut seorang ahli meteorologi senior aljazeera yang berbasis di Doha, Steff Gaulter.

“Abu Hamor (pinggiran kota) sekarang melaporkan 59.8mm. (Curah hujan tahunan rata-rata Doha adalah 77mm.),” Gaulter melalui akun twitter hari Sabtu.

Menjelang petang diperkirakan 61 mm hujan telah turun.

Baca:   PBB: Blokade Arab Saudi CS Terhadap Qatar Ilegal 

Maskapai penerbangan nasional Qatar Airways dipaksa untuk mengalihkan beberapa penerbangan.  Beberapa penerbangan di Qatar dipaksa untuk mengalihkan ke Kuwait dan Iran.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Karena kondisi cuaca di Doha, penerbangan tunduk pada penundaan untuk keberangkatan dan kedatangan,” kata Qatar Airways di Twitter dikutip alaraby.co.uk.

Otoritas pekerjaan umum Qatar mengeluarkan peringatan kepada pengemudi untuk menghindari terowongan karena banjir. Media sosial di Qatar menunjukkan mobil hampir sepenuhnya tenggelam di bawah air, setelah badai petir di Doha.

Baca: Saudi Lanjutkan Proyek Kanal Kucilkan Qatar

Rekaman lain menunjukkan air hujan mengalir ke bawah di dalam gedung ketika para pekerja berusaha mati-matian membersihkannya. Perpustakaan Nasional Qatar, terpaksa ditutup dan mengatakan akan tetap tutup pada hari Minggu untuk memastikan ‘keselamatan pengguna kami’. Kedutaan AS juga mengatakan akan ditutup pada hari Ahad  karena kondisi cuaca.

Sebelum ini Arab Saudi berencana ‘mengucilkan’ Qatar dengan cara menggali kanal di antara perbatasan darat Qatar dan Arab Saudi. Batas waktu lelang tender untuk menggali kanal sepanjang 60 kilometer yang akan mengubah Qatar menjadi sebuah pulau, akan berakhir pada 25 Juni.

Lima perusahaan internasional dengan keahlian menggali Proyek “Kanal Salwa”, sejauh ini telah menyerahkan proposal mereka untuk kanal Salwa di wilayah Arab Saudi dan di sepanjang perbatasan Saudi-Qatar. Nama pemenang akan diumumkan dalam 90 hari dan perusahaan akan memiliki satu tahun untuk menyelesaikan tugas.

Langkah ini telah banyak dikritik dan dipandang sebagai cara untuk mencoba mengisolasi Qatar karena tidak mau tunduk pada Saudi-UEA pada isu-isu regional.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudibanjirhujanKanalQatar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 2.113 Orang Meninggal, Pengungsi Sulteng Butuh Bantuan Mendesak
Tulisan selanjutnya Mantan PM ‘Israel’ Akui Membunuh 300 Warga Palestina dalam Waktu 3 Menit

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?