Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

KKT Investasi Arab di Tengah Boikot akibat Kasus Khashoggi

Ahmad
Terakhir diupdate: 25 Oktober 2018 05:35 5:35 am
Ahmad
Dipublikasikan 25 Oktober 2018 05:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sejumlah  negara dan perusahaan besar menyatakan batal hadiri dalam konferensi investasi atau KTT investasi Arab Saudi.

Dalam keterangan rersmi pemerintah Selandia Baru,  dikutip dari Reuters, pemerintahan Selandia Baru mengutuk aksi pembunuhan yang dilakukan terhadap jurnalis Jamal Khashoggi yang terjadi di konsulat Arab, di Istanbul, 2 Oktober lalu.

Menteri Perdagangan Selandia Baru David Parker mengatakan tidak akan ada satupun pejabat negerinya yang akan berkunjung ke jazirah Arab untuk forum investasi yang akan dilangsungkan. Pertemuan yang kerap disebut sebagai Davos di padang pasir.

KTT investasi Arab Saudi yang bakal dilaksanakan di Riyadh atau ‘Davos in the Desert’ biasanya menarik eksekutif dari beberapa perusahaan dan organisasi media terbesar di dunia.

Tetapi, pembatalan dari beberapa perusahaan untuk menghadiri acara tersebut dinilai adalah sebuah aksi untuk mengungkapkan keprihatinan mereka atas hilangnya Jamal Khashoggi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tak hanya Negara peserta, media asing juga menarik diri dari acara.

Baca: Saudi Pecat Konjen Mohammed al Otaibi

CNN, Financial Times, New York Times, CNBC dan Bloomberg telah menarik diri dari konferensi tersebut.

Jaringan Bisnis Fox, outlet berita Barat yang masih mengarah ke konferensi, mengatakan pada Reuters seminggu sebelumnya, pada Ahad (14/10/2018), pihaknya sedang meninjau kembali keputusannya untuk hadir dalam konferensi yang diadakan Saudi tersebut.

Chief Executive Uber Technologies Inc Dara Khosrowshahi, CEO Viacom, Bob Bakish dan miliarder Steve Case, salah satu pendiri AOL, juga menyatakan jika mereka tidak akan menghadiri acara tersebut.

Sebelumnya, lebih dari 40 anggota parlemen AS menekan Presiden AS Donald Trump untuk menjatuhkan sanksi terhadap Arab Saudi atas pembunuhan Jamal Khashoggi. Tekanan internasional terutama dari negara Barat juga semakin menguat.

Sejumlah perwakilan negara juga menolak hadir KTT Investasi yang digelar Saudi, pada 23 Oktober 2018.

Seperti dilaporkan AFP,  Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin, mengatakan dia tidak akan menghadiri konferensi investasi pekan depan di Arab Saudi karena penyelidikan berlanjut ke hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi.

Tindakan serupa juga dilakukan Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde. Dia menyatakan tidak akan menghadiri konferensi investasi di Riyadh, karena kekhawatiran global atas lenyapnya seorang wartawan Saudi terus menguat.

Seorang juru bicara IMF mengatakan perjalanan yang direncanakan Lagarde ke Timur Tengah “sedang ditangguhkan”.

Pada Senin (15/10/2018), perusahaan teknologi Google Alphabet Inc bahkan sudah menyatakan batal hadir dalam konferensi investasi di Arab Saudi.

Google mengatakan bahwa Chief Executive Google, Cloud Diane Greene tidak jadi menghadiri acara Future Initiative Summit yang digelar di Riyadh, sejak tanggal 23 Oktober 2018 itu.

Baca: Raja Salman Bertemu Keluarga Jamal Khashoggi di Istana

Kerajaan Arab Saudi menyatakan jurnalis Jamal Khashoggi meninggal usai berkelahi dengan sejumlah orang di Kedutaan Arab Saudi di Turki.

Pernyataan yang dilansir oleh Kejaksaan Agung Arab ini, Sabtu (20/10/2018) waktu setempat, berbeda dengan keterangan Kerajaan yang menyebut Jamal telah keluar dari kedutaaan, pada 2 Oktober 2018.

Peristiwa perkelahian yang diklaim Saudi disebut menjadi penyebab kematian jurnalis dan kolumnis The Washington Post ini.

Pernyataan Kejagung Arab itu juga berlawanan dengan jawaban Putra Mahkota Mohammed bin Salman kepada Bloomberg. Ia mengatakan Khashoggi telah pergi dari kedutaaan sesaat setelah masuk.

“Setahu saya ia masuk dan keluar dalam beberapa menit atau sejam. Saya tidak yakin. Kami melakukan investigasi melalui Kementerian Luar Negeri untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi,” ujar Putra Mahkota.

Kerajaan telah memecat Deputi Kepala Badan Intelijen Ahmad bin Hassan Asiri dan penasehat senior Abdullah Al-Qahtani seiring mencuatnya kasus ini. Hal ini dibarengi dengan penahanan 16 pejabat lainnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiboikotDavosJamal KhashoggiKTT Investasi Arab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saudi Pecat Konjen Mohammed al Otaibi
Tulisan selanjutnya Tiga Negara Tetapkan Garda Revolusi Iran Kelompok Teroris

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?