Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amnesty International Cabut Penghargaan yang Diberikan ke Aung San Suu Kyi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 November 2018 07:46 7:46 am
Ama Farah
Dipublikasikan 13 November 2018 07:46
Bagikan
Aung San Suu Kyi menyambut Paus Fransiskus
Bagikan

Hidayatullah.com—Amnesty International mencabut penghargaan tertingginya, Ambassador of Conscience Award, dari pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi.

Politisi dan peraih Nobel Perdamaian itu menerima penghargaan tersebut dari Amnesty International pada tahun 2009, ketika wanita itu masih ditempatkan dalam tahanan rumah oleh rezim militer.

“Kami sangat kecewa Anda tidak lagi menjadi simbol harapan, keberanian dan pembela hak-hak asasi manusia yang tak kenal menyerah,” kata Sekjen Amnesty International Kumi Naidoo dalam surat yang ditujukan ke putri mendiang Jenderal Aung San itu seperti dikutip BBC Senin (12/11/2018).

“Penyangkalannya terhadap berat dan besarnya skala malapetaka [yang dialami etnis Rohingya] berarti hanya ada sedikit harapan situasi itu akan membaik,” kata Naidoo.

Suu Kyi memegang kekuasaan de facto di negara mayoritas Buddhis Myanmar dari kalangan sipil sejak tahun 2016. Dia menjadi sorotan internasional dan mendapatkan tekanan, termasuk dari Amnesty International, agar mengutuk kebrutalan militer terhadap Rohingya tetapi wanita itu menolak melakukannya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia bahkan membela aparat hukum dalam penahanan 2 jurnalis Reuters yang melakukan kerja jurnalistik investigatif berkaitan dengan pembunuhan Muslim Rohingya.

Dalam wawancara dengan BBC bulan April 2017, Suu Kyi berkata, “Menurut saya pembersihan etnis merupakan ungkapan yang terlalu keras untuk menggambarkan apa yang sedang terjadi.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menag: Kartu Nikah Bukan Pengganti Buku Nikah
Tulisan selanjutnya Kasus dugaan Pemerkosaan Mahasiswi UGM

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?