Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bos NHK: Era PD II Jepang Menjadikan Wanita Budak Seks

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Januari 2014 18:17 6:17 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Januari 2014 18:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pimpinan lembaga penyiaran publik berpengaruh di Jepang, NHK, dalam pernyataan pertamanya setelah diangkat mengatakan bahwa pada masa Perang Dunia Kedua Jepang selalu memberlakukan kebijakan Jugun Ianfu di negara-negara yang didudukinya.

Katsuto Momii, yang diangkat Perdana Menteri Shinzo Abe menjadi pimpinan NHK hari Sabtu (26/1/2014), mengatakan kebijakan menjadikan para wanita sebagai budak seks di negara-negara yang didudukinya selama PD II juga dilakukan di Eropa.

“Apakah bisa kita katakan tidak ada di Jerman atau Prancis? Itu ada di seluruh Eropa,” kata Momii dikutip AFP.

“Jugun Ianfu (wanita penghibur) menurut moral saat ini adalah buruk,” imbuhnya. “Tetapi merupakan fakta pada masa-masa itu.”

Menurut banyak sejarawan, sekitar 200.000 wanita dari Korea, China, Filipina, Indonesia dan lainnya dipaksa menjadi pelacur untuk melayani kebutuhan seks tentara Jepang di wilayah-wilayah yang didudukinya selama perang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tahun 1993 kepala jurubicara pemerintah Jepang ketika itu Yohei Kono menyampaikan permintaan maaf kepada orang-orang yang pernah menjadi budak seks dan mengakui peran Jepang dalam penderitaan yang mereka alami.

Namun pada tahun 2007, Shinzo Abe yang sekarang menjadi perdana menteri, mengatakan bahwa tidak ada bukti langsung yang menunjukkan Jepang pernah memaksa para wanita menjadi pelacur.

Menurut koran Asahi Shimbun, setelah mengakui adanya kebijakan Jugun Ianfu oleh Jepang, Momii menarik pernyataannya tersebut.

Momii, 70, bekas wakil pimpinan perusahaan perdagangan Mitsui, konon adalah orang pilihan Abe untuk mengepalai NHK.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dapat Mukena, Marta Menangis karena Seminggu tak dapat Shalat
Tulisan selanjutnya Setelah Grup Pendukung FPI, Giliran Situs AFKN Dibajak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?