Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sidang Kasus Korupsi Eks Presiden Wanita Argentina Segera Digelar

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Desember 2018 08:06 8:06 am
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Desember 2018 08:06
Bagikan
Paus Fransiskus dan Cristina Fernandez de Kirchner.
Bagikan

Hidayatullah.com—Bekas presiden Argentina Cristina Fernandez de Kirchner akan duduk di kursi terdakwa dalam kasus korupsi, demikian dikatakan pengadilan federal seperti lansir BBC Kamis (20/12/2018).

Wanita itu dituduh menerima suap jutaan dolar dalam kurun 12 tahun masa jabatannya, yang kemudian dikenal publik sebagai skandal “korupsi buku catatan”.

Fernandez, yang sekarang seorang senator, membantah semua tuduhan. Dia memiliki hak imunitas dari kurungan penjara, tetapi tidak kebal terhadap gugatan hukum.

Tiga rumahnya pada bulan Agustus digeledah sebagai bagian dari penyelidikan kriminal.

Fernandez, 65, dituding berada di pusat skandal korupsi di mana jutaan dolar dibayarkan sebagai uang suap kepada pejabat-pejabat pemerintahannya oleh para pengusaha.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tuduhan terhadap Fernandez berawal dari sebuah buku catatan milik Oscar Centano, seorang sopir dari seorang pejabat pemerintah antara tahun 2005 dan 2015.

Dalam buku catatannya itu Centano menuliskan jadwal pengiriman tas-tas berisi uang tunai dari bos-bos perusahaan konstruksi ke pejabat-pejabat pemerintah, yang menurut pihak kejaksaan jumlah keseluruhannya mencapai $160 juta.

Buku catatan Centano itu juga mengungkap bahwa sebagian uang tersebut berpindah tangan di sebuah rumah yang pernah dihuni oleh Fernandez dan mendiang suaminya Nestor Kirchner. Perpindahan uang juga dilakukan di rumah beberapa pejabat dan kantor pemerintah. Namun, semua itu belum dibuktikan kebenarannya.

Lebih dari belasan orang, termasuk pengusaha dan mantan pejabat pemerintah, ditangkap setelah buku catatan Centano itu diserahkan kepada pihak berwenang oleh koran La Nacion awal tahun ini. Orang-orang itu juga akan diproses di pengadilan.

Catina Fernandez de Kirchner menjabat presiden Argentina dua periode berturut-turut, dari tahun 2007 sampai 2015. Dia menggantikan suaminya sebagai presiden yang berkuasa dari tahun 2003 sampai 2007. Nestor Kirchner meninggal dunia pada tahun 2010.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kuba Sisipkan Kembali Komunisme dalam Draf Konstitusi Baru
Tulisan selanjutnya IPIM Imbau Imam Masjid Qunut Nazilah Doakan Uighur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?