Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Belasan Warga Kanada Ditangkap di China Sejak Penangkapan CFO Huawei di Vancouver

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Januari 2019 10:41 10:41 am
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Januari 2019 10:41
Bagikan
Meng Wanzhou, bos keuangan Huawei yang ditangkap Kanada atas permintaan Amerika Serikat, Desember 2018.
Bagikan

Hidayatullah.com—Kanada, hari Kamis (3/1/2018), mengatakan bahwa 13 warganya ditahan di China sejak kepala keuangan perusahaan teknologi Huawei, Meng Wanzhou, ditangkap bulan lau di Vancouver atas permintaan Amerika Serikat.

“Sedikitnya” 8 dari 13 orang tersebut sudah dibebaskan, kata pemerintah Kanada dalam sebuah penyataan seperti dilansir Reuters, tanpa mengungkap apa saja tuduhan yang dikenai atas mereka.

Sebelum pernyataan hari Kamis itu, Kanada hanya mengungkapkan ke publik perihal penangkapan 3 warga negaranya di China. Hubungan antara Kanada dan China menegang sejak Meng, putri pendiri Huawei, ditahan pada 1 Desember 2018.

Pemerintah Kanada berulang kali mengatakan bahwa tidak ada kaitan jelas antara penangkapan Meng dengan penahanan warga Kanada di China. Namun, para diplomat Barat dan mantan-mantan diplomat Kanada mengatakan bahwa penahanan-penahanan itu merupakan aksi “balasan” oleh China.

Meng dikeluarkan dari tahanan dengan uang jaminan C$10 juta ($7,4 juta) pada 11 Desember 2018. Wanita itu sekarang sedang berada di salah satu dari dua rumah mewahnya di Vancouver sambil berjuang melawan ekstradisinya ke Amerika Serikat. Eksekutif perusahaan raksasa berusia 46 tahun itu harus mengenakan alat monitor elektronik di pergelangan kakinya dan tidak diperkenankan keluar rumah dari pukul 11 malam sampai 6 pagi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dari 13 warga Kanada yang ditahan di China, di antaranya adalah Michael Kovrig, Michael Spavor dan Sarah McIver, kata seorang pejabat pemerintah Kanada yang tidak bersedia disebutkan identitasnya hari Kamis.

McIver, seorang guru, setelah ditangkap akhirnya dilepaskan dari tahanan dan sudah kembali ke Kanada. Sementara Kovrig, mantan diplomat, dan Spavor, seorang pengusaha Kanada yang berbisnis di Korea Utara, masih dalam tahanan di China. Staf konsuler Kanada menjenguk mereka masing-masing sekali pada pertengahan Desember lalu.

Secara keseluruhan, ada sekitar 200 warga negara Kanada yang ditahan di China dengan berbagai macam tuduhan, yang sampai sekarang masih berjibaku dengan prosedur hukum. “Jumlah ini masih relatif stabil,” kata pejabat Kanada tersebut.

Sebagai perbandingan, ada sekitar 900 warga negara Kanada yang ditahan di Amerika Serikat, imbuh pejabat itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PVMBG Soal Kampung Adat Longsor di Sukabumi
Tulisan selanjutnya Tanggapan PPI Taiwan soal Dugaan Mahasiswa Jadi Korban Kerja Paksa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz

Berita
11 Juni 2026 18:23
China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase
Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
Suriah Buru Pelaku Kejahatan Perang, Eks Komandan Assad Ditangkap
Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?