Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

BPN: Prabowo Larang Ungkit Kasus Novel di Debat, Enggan Permalukan Jokowi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Januari 2019 23:23 11:23 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Januari 2019 23:23
Bagikan
Pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Subianto usai debat Pilpres 2019 di Jakarta, Kamis (17/01/2019).
Bagikan

Hidayatullah.com– Koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, Prabowo melarang Sandiaga menyebut kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan, dalam debat pilpres perdana pada Kamis (17/01/2019) lalu.

“Jadi pada saat itu memang Sandi ingin menyampaikan kasus Novel tetapi Prabowo bilang tahan dulu,” kata Dahnil di Jakarta, Sabtu (19/01/2019) kutip Antaranews.com.

Baca: Plus dan Minus Capres-Cawapres soal Penegakan Hukum

Dahnil mengatakan, Prabowo tidak ingin mempermalukan Jokowi terkait kasus Novel karena memang ada banyak hal yang rumit dalam kasus itu.

Ia menilai Prabowo merupakan pribadi yang baik sehingga tidak mau mengungkit-ungkit kesalahan orang atau tidak langsung menyerang.

“Prabowo itu begitu, nice boy, dia tidak mau mengungkit-ungkit kesalahan orang, tidak langsung menyerang,” ujarnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: Fahri Hamzah Kritik Keras KPU soal Debat Pilpres Perdana

Dia mengatakan, kasus penyerangan Novel akan menjadi fokus diselesaikan secara tuntas jika Prabowo-Sandi terpilih menjadi capres-cawapres.

Ia mengatakan, Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) akan dibentuk Prabowo-Sandi untuk mempercepat penyelesaian kasus teror terhadap Novel yang sudah hampir dua tahun ini berlarut-larut dan tak kunjung terungkap kasusnya.

“Dan jangan lupa, ada saya dan Bambang Wijojanto di sana untuk mengawal kasus Novel,” katanya.

Baca: #PrabowoSandiMenangDebat Trending Topic

Sebelumnya, Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengaku sudah meyiapkan catatan khusus terkait kasus penyiraman air keras terhadap Novel saat debat pilpres 2019 tersebut.

Namun catatan itu urung dia beberkan lantaran pasangannya, calon presiden Prabowo Subianto, melarang Sandi menyinggung soal kasus Novel untuk menyerang kubu lawan, Joko Widodo dan Ma’ruf Amin.

“Terus terang (kasus Novel) ada di note saya untuk diangkat, tapi Pak Prabowo bilang, ya karena Pak Prabowo tidak ingin menimbulkan macam-macam,” kata Sandi ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (18/01/2019) kutip Cnnindonesia.com.

Baca: “Kalau saja Jokowi Bentuk TGPF dan Kawal Tuntas Kasus Novel…”

Kalaupun saat itu ada kesempatan tambahan untuk setidaknya berbicara selama 30 detik, kata Sandi, bahasan soal pengusutan kasus yang mandek selama hampir dua tahun itu sudah dia singgung di podium.

Bahkan kata Sandi, kesempatan 30 detik tidak akan dia gunakan untuk melempar pertanyaan ke kubu lawan, melainkan dimanfaatkan untuk menyampaikan penegasan bahwa pihaknya akan menyelesaikan kasus itu jika kelak terpilih menjadi presiden dan wakil presiden.

“Saya akan menegaskan bahwa Prabowo-Sandi akan membentuk tim internal itu dan penuntasan kasus Novel Baswedan akan menjadi program utama,” kata dia.

Baca: Pemuda Muhammadiyah Sayangkan Jokowi Masih Bergeming atas Penyerangan Novel

Sandi menjanjikan kasus penyerangan Novel akan masuk dalam program 100 hari kerja jika dia dan Prabowo memimpin pemerintahan.

“Itu klir ada di note saya. Tapi poin utamanya, kami sampaikan tentunya bukan pada kesempatan debat tapi pada nanti jika Allah Subhanahu Wata’ala beri mandat, akan kami jadikan program utama di program 100 hari,” kata Sandi.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BPN Prabowo-SandiagaDahnil Anzar Simanjuntakdebat pilpresJoko widodoNovel BaswedanPrabowo SubiantoPrabowo Subianto-Sandiaga UnoPrabowo-SandiagaSandiaga Uno
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Generasi Muda Mesti Sadar Pentingnya Peradaban Islam
Tulisan selanjutnya Serangan Udara AS di Somalia Bunuh Puluhan Anggota Al-Shabab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?