Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Al-Qaida Bantah Punya Hubungan dengan ISIL

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Februari 2014 20:59 8:59 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Februari 2014 20:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pusat komando kelompok Al-Qaida lewat pernyataannya di internet mengatakan bahwa mereka tidak memiliki kaitan apapun dengan kelompok Negara Islam di Iraq dan Syam (ISIL), lansir Aljazeera Senin (3/2/2014).

Pernyataan yang dirilis hari Ahad malam itu mengulangi kembali pernyataan sebelumnya oleh pimpinan Al-Qaida Ayman Al-Zawahiri, yang memerintahkan agar ISIL membubarkan diri dan kembali ke Iraq, serta menyatakan bahwa Jabhat Al-Nusra merupakan cabang resmi Al-Qaida di Suriah.

“Al-Qaida mengumumkan bahwa kelompoknya tidak terkait dengan Negara Islam di Iraq dan Syam, tidak mengetahui tentang pembentukannya dan juga tidak menerimanya,” kata pernyataan Al-Qaida hariAhad itu yang mengkritik cara operasi ISIL.

ISIL “bukanlah sebuah cabang dari Al-Qaida, tidak memiliki keterkaitan dengannya, dan kelompok ini (Al-Qaida) tidak bertanggungjawab atas tindakan-tindakannya,” imbuh pernyataan itu.

“Kami menegaskan kembali pengingkaran kami dari penyempalan yang terjadi di antara para jihadis di Suriah, dan dari darah yang ditumpahkan oleh kelompok lain,” kata Al-Qaida.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Selama beberapa pekan terakhir ISIL (Islamic State of Iraq and Levant, atau kadang disebut juga ISIS – Islamic State of Iraq and Syria) menguasai kota Raqa, satu-satunya ibukota provinsi yang lepas dari kontrol rezim sejak pecah konflik Suriah pada Maret 2011.

Di Raqa, ISIL menerapkan hukum syariah atas penduduknya. ISIL juga mengeluarkan pernyataan yang memerintahkan para wanita memakai kerudung dan cadar di tempat umum, melarang penjualan rokok dan narghile (semacam shisha), melarang musik dan mewajibkan warganya shalat Jumat.

Hari Sabtu kemarin, ISIL juga membunuh dua pemimpin kelompok saingannya.

ISIL adalah sebuah kelompok bersenjata yang kecil tetapi kuat. Kelompok ini terlibat baku tembak dengan kelompok-kelompok lain soal wilayah yang berhasil dikuasai, termasuk dengan kelompok oposisi yang sekuler (tidak berbasis agama-red).

Bentrokan antar kelompok oposisi di Suriah sendiri dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 1.800 orang tahun ini saja, tulis Aljazeera. Ketegangan di antara kelompok oposisi bersenjata itu berubah menjadi bentrokan berdarah pada awal bulan Januari lalu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Makassar Tuan Rumah Muktamar Muhammadiyah ke-47
Tulisan selanjutnya Belasan Orang Meninggal di Mesir karena Virus Flu H1N1

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?