Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

India Tutup Aliran Air ke Pakistan Menyusul Ketegangan di Kashmir

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Februari 2019 08:46 8:46 am
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Februari 2019 08:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Menteri Infrastruktur India Nitin Gadkari hari Kamis (21/2/2019) mengumumkan lewat Twitter bahwa negaranya “memutuskan untuk menghentikan pembagian air kami yang biasanya mengalir ke Pakistan.”

Pengumuman itu dikeluarkan menyusul menegangnya hubungan antara India dan negara tetangganya Pakistan akibat serangan mematikan di wilayah Kashmir yang disengketakan hari Kamis lalu.

India menyalahkan Pakistan atas serangan yang menewaskan 40 personel paramiliternya, sedangkan Pakistan membantah terlibat dalam serangan itu.

Hak penggunaan air di kawasan itu dituangkan dalam perjanjian Indus Waters Treaty 1960, yang memberikan kekuasaan kepada India atas aliran sungai Sutlej, Beas dan Ravi di bagian timur, dan Pakistan mengontrol aliran sungai Indus, Jhelum dan Chanab di bagian barat.

Gadkari, yang jabatannya juga mencakup bidang transportasi dan sumber daya air, juga mengumumkan bahwa India sudah memulai pembangunan bendungan di Sungai Ravi, penyumbang terbesar debit air ke Sungai Indus.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebagian besar wilayah Kashmir, terletak di daerah Pegungungan Himalaya, dibagi antara Pakistan dan India, yang mana kedua pihak mengklaim bagian wilayah Kashmir yang dikuasai lawannya.Konflik di Kashmir semakin brutal setelah pada tahun 1989 muncul gerakan yang menuntut kemerdekaan Kashmir ata bergabung dengan Pakistan.

Isu air dan garis perbatasan kerap menjadi pemicu perang di antara kedua negara bertetangga itu setelah mereka merdeka dari jajahan Inggris.

Pakistan mengatakan ketegangan di Kashmir merupakan akibat dari “pendudukan militer” India di kawasan itu. Pemerintah Pakistan yang sekarang dipimpin PM Imran Khan telah menawarkan bantuan ke India dalam investigasi untuk menemukan dan menghukum pelaku serangan belum lama ini.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kepala BNPB: 99 Persen Karhutla Akibat Ulah Manusia
Tulisan selanjutnya DPR: Banyak Koruptor Lari Ke Singapura, Taruh Duit Bayar dulu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?