Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tokoh Kenya Minta FBI Diusir Dari Negara itu

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Januari 2004 13:16 1:16 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Januari 2004 13:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Selain itu, mereka juga menuntut supaya RUU Anti-Terorisme dibatalkan karena dapat menyebabkan negara tersebut terus diawasi kepolisian.

Dalam satu memorandum yang diserahkan kepada Presiden Kibaki, sebanyak 58 pemimpin Islam setempat mengatakan, agen FBI harus keluar dari negara itu karena pihak keamanan negara Kenya mampu menjalankan fungsinya sendiri secara mandiri.

Dalam mengulas memorandum itu, Presiden Kenya memberi jaminan bila RUU itu akan diperbaiki sebelum diserahkan kepada pihak Parlemen.

Kibaki juga mengatakan, di bagian mana RUU tersebut yang dapat menyulitkan penduduk Kenya akan dikeluarkan setelah dilakukan kajian.

Isu menyangkut RUU itu berkembang setelah adanya hubungan antara FBI dan RUU Anti-Terorisme setelah pihak Majelis Agung Muslim Kenya, Sheikh Juma Ngao mengunjungi Presiden di Mombasa.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Presiden itu juga turut meminta orang Islam membantu pihak pemerintah dalam kampanye pendidikan sekolah dasar guna memastikan lebih banyak anak-anak di negara itu dimasukkan ke sekolah.

Turut menyertai delegasi tersebut adalah Mohamad Kidzeru, Amir Juma Fundi, Sheikh Badawy, Sheikh Amir Khamis Banda, Khamisi Mwaguzo, Sheikh Salim Mwarangi dan Sheikh Yusuf.

Pemimpin itu juga menentang penggunaan intelijen asing dalam memburu apa yang disebut AS sebagai teroris, karena mereka menilai undang-undang yang ada di Kenya dapat mencukupi polisi menangani segala tindakan kejahatan.

“Kami melihatnya (RUU itu) sebagai usaha memperkecilkan agama dan menjadi alat kekuasaan.

“Saat ini, banyak orang Islam ditahan dan dibebaskan setelah mereka dan keluarganya disiksa,” katanya.

Dalam memorandum itu, para pemimpin Islam itu mendakwa, warga muslim kini tengah menghadapi diskriminasi pihak pemerintah terutama dalam mencari bantuan keuangan dari donor internasional, dibandingkan dengan pihak Kristen.

“Gereja dibolehkan menerima dana dari Eropa dan Amerika sementara orang Islam dilarang mendapatkan bantuan keuangan dari negara Islam lain,” katanya.

Para ulama itu menuduh ini berkaitkan dengan tekanan Amerika di negaranya.

Tindakan diskriminatif ini dinilai telah menjadikan beberapa institusi Islam telah menutup kegiatannya. (eas)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Yusuf Qaradhawi Kecam Larangan Berjilbab
Tulisan selanjutnya Menelusuri Pemikiran Orientalis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Berita
31 Agustus 2026 19:36
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?