Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Badai Idai Hancurkan Ladang, Pasokan Makanan Zimbabwe Terancam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 Maret 2019 20:33 8:33 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Maret 2019 20:35
Bagikan
Sekitar 270.000 orang di Zimbabwe sangat membutuhkan bantuan.
Bagikan

Hidayatullah.com– Banjir bandang dan longsor pada awal bulan ini disebabkan badai Idai telah menghancurkan sebagian besar ladang jagung di provinsi Manicaland dan Masvingo, memperparah stok makanan yang sudah sedikit di negara yang terletak di Afrika selatan itu.

Para petani di desa-desa yang terdampak paling parah seperti Chipinge dan Chimanimani di Manicaland, sekitar 500km dari ibukota, Harare, mengatakan badai memporak-porandakan wilayah itu ketika ladang mereka siap panen, menghancurkan tanaman yang sudah bertahan dari kekeringan El Nino.

Fungai Njobwe, seorang petani berumur 52 tahun, mengatakan pada Al Jazeera pada Kamis bahwa angin kencang dan air bah telah menghancurkan ladang jagungnya di desa Chipinge. Padahal itu satu-satunya harapan dia dapat menafkahi enam anggota keluarganya selama satu tahun.

“Semua ladang jagung kami hancur dan kami tidak punya harapan untuk memanen karena semuanya telah hilang,” kata Njobwe. Setelah genangan banjir surut, hama menyerang ladangnya dan “memenuhi jagung-jagung dan memakannya”, dia menambahkan.

Badai Idai, yang Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) sebut sebagai “salah satu bencana alam paling parah dalam sejarah Afrika,” menerjang Mozambik pada 14 Maret, sebelum menghantam Zimbabwe dan Malawi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sekitar 500 orang telah meninggal dan lebih dari 600.000 lainnya mengungsi di Mozambik. Sedangkan Malawi melaporkan adanya 60 kematian.

Di Zimbabwe, badai itu membunuh setidaknya 185 orang dan menyebabkan 270.000 orang membutuhkan bantuan kemanusiaan yang mendesak menurut Program Pangan Dunia (WFP) PBB.

Pada Februari, sebulan sebelum badai, PBB mengatakan lebih dari satu juta orang di Zimbabwe “menghadapi krisis cadangan makanan darurat” karena kekeringan di tahun sebelumnya dan krisis ekonomi berkepanjangan negara tersebut.

Ringson Chitsiko, menteri pertanian Zimbabwe, mengatakan pada Kamis setelah kekeringan negara itu saat ini hanya memiliki pasokan jagung untuk tujuh bulan. Zimbabwe harus mulai mengimpor gandum untuk mencegah kekurangan pasokan, dia mengatakan seperti yang dikutip kantor berita Reuters.

Selama pertemuan industri pertanian di Harare, Chitsiko juga mengatakan bahwa laporan penilaian makanan resmi untuk tahun 2019 akan ditunda karena badai, namun menolak menyebut berapa banyak ladang pertanian yang terdampak badai.

Paul Zakariya, direktur eksekutif Persatuan Petani Zimbabwe, mengatakan negara perlu mengimpor sekitar 900.000 ton gandum tahun ini untuk menutupi kekurangan yang disebabkan bencana kekeringan dan badai.

“Para petani sudah berjuang karena kekeringan selama tiga minggu terakhir, namun yang tersisa dari itu tersapu banjir, menyebabkan sebagian besar petani tidak mempunyai apa-apa. Kami tidak mengetahui jumlah tepatnya, namun gandum harus diimpor untuk menutupi kerugian yang kita hadapi,” dia mengatakan Business Times, situs berita setempat.

Selain itu, kerusakan yang disebabkan badai terhadap pelabuhan utama Mozambik dan jalan-jalan penghubung di negara itu memiliki efek penting dalam mengimpor makanan ke negara tersebut.* Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfrikaAfrika SelatanBadai IdaiEl NinoManicalandMasvingoZimbabwe
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kampanye Sehat Relawan Prabowo-Sandi di Mesir, Peserta Membludak
Tulisan selanjutnya Prabowo: Sungguh Kejam Saya Dituduh Larang Tahlilan dan Ubah Pancasila

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?