Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Paus Fransiskus Puji Maroko karena Menyokong Islam Moderat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 April 2019 13:18 1:18 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 April 2019 13:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Paus Fransiskus melakukan perjalanan ke Maroko dengan tujuan mempromosikan Islam moderat dan menunjukkan solidaritas kepada para migran yang ingin pergi ke Eropa. Pada bulan Februari Paus Fransiskus mengunjungi Uni Emirat Arab, di mana dia menekankan perlunya dialog antaragama.

Dalam pidatonya yang ditujukan kepada rakyat Maroko setibanya di ibukota Rabat, hari Sabtu (30/3/2019), Paus Fransiskus mengatakan adalah “esensial untuk menentang fanatisme.”

Dalam kunjungan dua harinya ke negara Afrika Utara itu, Paus Fransiskus membela “kebebasan hati nurani” dan “kebebasan beragama” sebagai hal yang fundamental bagi martabat kemanusiaan, dan menyeru kepada umat beragama agar hidup “berdampingan sebagai saudara,” lansir DW.

Paus memuji Maroko yang berupaya mempromosikan Islam yang menolak ekstremisme, dengan merombak kebijakan-kebijakan relijiusnya menyusul peristiwa peledakan di Casablanca pada tahun 2003 yang menewaskan 43 orang.

Pemimpin Katolik Roma sedunia itu juga menegaskan sokongannya bagi para migran dan pengungsi asal Timur Tengah dan Afrika Utara yang meninggalkan negaranya yang dicabik-cabik perang guna mencari keselamatan di Eropa. Maroko merupakan salah satu negara batu loncatan bagi para migran Afrika yang ingin mencapai Eropa.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Masalah migrasi tidak akan pernah dapat diselesaikan dengan meninggikan pagar pembatas, menimbulkan ketakutan kepada orang atau menolak memberikan bantuan kepada mereka yang berhak menginginkan kehidupan yang lebih baik untuk dirinya dan dan keluarganya,” kata Paus Fransiskus dalam pidatonya saat seremoni penyambutan kedatangannya di Maroko. Lebih lanjut dia mengatakan bahwa perdamaian sejati dapat diwujudkan dengan menciptakan keadilan sosial, mengoreksi ketimpangan ekonomi dan mengatasi ketegangan politik, yang sering kali menjadi penyebab utama masalah-masalah yang mengancam kehidupan manusia.”

Salah satu agenda Paus Fransiskus hari Sabtu adalah mengunjungi Mohammed VI Institute, sekolah di mana calon-calon imam dididik dengan pemahaman Islam “yang lebih lembut” (moderat).

Raja Mohammed VI mendukung upaya Paus Fransiskus untuk memperkuat keharmonisan antarumat beragama dan mengatakan bahwa satu-satunya cara untuk mewujudkannya adalah dengan memerangi radikalisme melalui pendidikan.

“Kesamaan yang dimiliki semua teroris adalah bukan agama, melainkan kejahilan akan agama,” tegas Raja Mohammed VI.

Paus Fransiskus mengapresiasi uapaya Raja Muhammad VI untuk mempromosikan Islam dalam bentuk yang moderat yang menghargai dialog antaragama dan menolak terorisme dengan menggunakan nama Tuhan.

Raja Maroko dan Paus Fransiskus merilis pernyataan bersama yang mengatakan bahwa Al-Quds (Yerusalem) harus menjadi “simbol koeksistensi damai” bagi umat Kristen, Yahudi dan Muslim.

Keduanya mengatakan bahwa Yerusalem merupakan “warisan bersama bagi kemanusiaan dan khususnya pemeluk tiga agama monoteis.”

“Karakter multi-agama yang khas dan dimensi spiritual serta identitas budaya yang istimewa dari Yerusalem… harus dilindungi dan digalakkan.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Islam moderatmarokopaus FransiskusRaja Mohammed VI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lahan di 9 Negara Bagian Lumbung Pangan Amerika Serikat Rusak akibat Banjir
Tulisan selanjutnya moderasi islam beragama Peringati Mosi Integral Natsir, MUI Usul 3 April Jadi Hari NKRI

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?