Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Berantas Fake News, Polisi Singapura Bisa Masuk Grup Chat Online Tertutup

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Mei 2019 21:20 9:20 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Mei 2019 21:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Singapura meloloskan undang-undang baru antiberita palsu yang memberikan kewenangan sangat luas bagi aparat kepolisian untuk melakukan pemeriksaan di platform online, termasuk kelompok chat tertutup.

Otoritas di negeri singa putih sekarang dapat memerintahkan pengelola platform online untuk mengenyahkan pernyataan-pernyataan yang dianggapnya merugikan kepentingan publik yang dicapnya sebagai kabar palsu (fake news), dan memuat koreksinya.

Pihak berwenang menyebutnya sebagai upaya melindungi rakyat dari berita palsu.

Namun, para pengkritik menyebutnya sebagai ancaman terhadap kebebasan sipil.

Dilansir BBC, rancangan undang-undang bernama Protection from Online Falsehoods and Manipulation itu diloloskan hari Rabu (8/5/2019) oleh wakil-wakil rakyat di parlemen, yang didominasi oleh politisi partai penguasa People’s Action Party, dan akan mulai diimplementasikan dalam beberapa pekan mendatang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pemerintah Singapura mengatakan bahwa negara itu memerlukan peraturan perundangan yang ketat disebabkan kabar palsu dapat menyulut konflik rasial dan agama, dan oleh karena itu pemerintah memerlukan wewenang untuk bertindak cepat dan tegas mencegah penyebaran kabar-kabar bohong.

Phil Robertson, wakil direktur Human Rights Watch divisi Asia, menyebut ide pemerintah Singapura yang akan mempolisikan ruang-ruang obrolan online yang sivatnya privat dan tertutup “sungguh gila.”

“Ini benar-benar gaya kontrol dan proyek sensor Big Brother,” ujarnya kepada BBC.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengamat Dewan Eropa: Polisi Jerman Remas Kelamin Pencari Suaka Afghanistan
Tulisan selanjutnya Kerja Sama Program Ramadhan Bank Sulselbar Syariah dan BMH

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?