Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Menjaga Rahasia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 Juli 2019 14:33 2:33 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Juli 2019 14:35
Bagikan
[Ilustrasi]
Bagikan

PADA era digital seperti saat ini, orang semakin susah menjaga rahasia. Berbagai gadget dan media yang ada begitu memanjakan seseorang untuk berbicara dan menulis apa yang dikehendaki. Seringkali, tanpa berpikir panjang, semua unek-unek ditumpahkan ke media sosial, sehingga rahasia pribadi dan orang yang mestinya tak disebar luas, tak lagi mampu dijaga.

Terkait pentingnya menjaga rahasia, Abu Sa’id al-Khudry pernah meriwayatkan sabda Nabi:

إِنَّ مِنْ أَشَرِّ النَّاسِ عِنْدَ اللهِ مَنْزِلَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ، الرَّجُلَ يُفْضِي إِلَى امْرَأَتِهِ، وَتُفْضِي إِلَيْهِ، ثُمَّ يَنْشُرُ سِرَّهَا

“Sesungguhnya di antara manusia yang paling buruk posisinya pada hari kiamat di sisi Allah adalah suami yang menggauli istrinya dan istri yang menggauli suaminya kemudian menyebarkan rahasianya.” (HR. Muslim)

Imam Ibnu Jauzi menerangkan bahwa yang dimaksud dengan rahasia di sini adalah yang menyangkut aib misalnya ada cacat di badan yang tidak terlihat oleh pandangan umum. Menutupi aib ini adalah semacam amanah yang tak boleh disebarkan kepada sisapapun.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Kalau hadits tersebut dirasa hanya berkaitan dengan rahasia suami-istri, maka ada hadits lain yang membahas pentingnya menjaga rahasia yang sifatnya lebih umum. Jabir bin Abdullah meriwayatkan sabda Nabi:

إِذَا حَدَّثَ الرَّجُلُ بِالْحَدِيثِ ثُمَّ الْتَفَتَ فَهِيَ أَمَانَةٌ

“Jika ada orang yang mengabarkan kepada orang lain suatu kabar, kemudian dia berpaling, maka itu adalah amanah.” (HR. Abu Dawud)

Imam al-Manawi menerangkan bahwa jika ada seseorang yang diberi tahu suatu informasi kemudian pemberi informasi pergi, atau menoleh kiri-kanan sebagai tanda tidak ingin diketahui orang, maka itu adalah amanah yang harus dijaga kerahasiaannya.

Menjaga rahasia ini pun juga wajib dilakukan hingga skala yang lebih besar misalnya negara. Pada masa Nabi, ada sahabat yang secara khusus ditugasi untuk menjaga rahasia Nabi, namanya: Hudzaifah al-Yamani. Menurut catatan Ibnu Atsir dalam kitabnya berjudul “Usud al-Ghaabah” (I/706) menerangkan bahwa Hudzaifa adalah sahabat yang menjaga rahasia Rasulullah terkait daftar nama-nama orang munafik.

Tidak mengherankan jika dalam tugas-tugas kenegaraan, Umar seringkali bertanya tentang daftar-daftar itu. Misalnya, ketika Umar hendak mengetahui apakah ada di antara petugasnya yang munafik. Hudzaifah menjawab ada, tanpa menyebut nama. Umar pun dengan kejeliannya lalu bisa mengendus keberadaan orang munafik dan segera memecatnya.

Lebih jauh dari itu, Umar bin Khattab ketika ada orang meninggal, beliau bertanya tentang Hudzaifah, jika ia hadir shalat, maka Umar menshalati jenazah. Sebaliknya, jika Hudzaifah tak hadir, maka Umar enggan menshalatinya karena kemungkinan besar si jenazah terindikasi sebagai orang munafik.

Sebegitu pentingnya menjaga rahasia, sampai kepada Umar bin Khattab yang waktu itu adalah pemimpin tertinggi, Hudzaifah tetap menjaga rahasia Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam.

Di dalam negeri Indonesia, ada banyak contoh tokoh yang bisa diteladani dalam menjaga rahasia. Tanpa bermaksud membatasi, di sini akan disebutkan kisah Hatta yang sangat menjaga rahasia. Kisah ini ditulis langsung oleh Rahmi Hatta (1926-1999) yang merupakan istri almarhum Bung Hatta.

Dalam buku berjudul “Bung Hatta Pribadinya dalam Kenangan” (III/1981: 43), Rahmi Hatta menceritakan dengan sangat menarik bagaimana sang suami begitu menjaga rahasia. Pada tahun 50-an, saat Hatta masih menjabat sebagai wakil presiden, Oeang Republik Indonesia (ORI) mengalami pemotongan.

Rahmi sudah lama menabung untuk membeli mesin jahit. Bung Hatta tidak mengabari terlebih dahulu bahwa ada pemotongan uang, sehingga uang yang ditabung Rahmi tidak ada gunanya lagi. Mesin jahit yang diimpikan pun seketika buyar. “Aduh Ayah,” keluh Rahmi kepada Bung Hatta, “Mengapa tidak bilang terlebih dahulu, bahwa akan diadakan pemotongan uang? Yaa. Uang tabungan kita tidak ada gunanya lagi! Untuk membeli mesin jahit tidak bisa lagi, tidak ada harganya lagi.”

Dengan tenang dan tegas Hatta menjawab, “Yuke, seandainya Kak Hatta mengatakan terlebih dahulu kepadamu, nanti pasti hal itu akan disampaikan kepada ibumu. Lalu kalian berdua akan mempersiapkan diri, dan mungkin akan memberi tahu kawan-kawan dekat lainnya. Itu tidak baik! Kepentingan negara tidak ada sangkut pautnya dengan usaha memupuk kepentingan keluarga. Rahasia negara adalah tetap rahasia.”

Bung Hatta ingin mengajarkan kepada istrinya pentingnya menjaga rahasia. Tanpa mengurangi rasa percayanya kepada istri, tapi yang namanya rahasia wajib dijaga. Yang lebih mengharukan adalah kata-kata penutup beliau, “Biarlah kita rugi sedikit, demi kepentingan seluruh negara. Kita mencoba menabung lagi, ya?”

Luar biasa. Pembelajaran yang mengesankan dari seorang pemimpin kawakan seperti Bung Hatta. Rahasia –apalagi skala negara—wajib dijaga walau kepada orang yang terdekat sekalipun. Di sini kita bisa melihat betapa amanahnya beliau dalam menjaga rahasia (baik dalam skala pribadi sampai negara). Akan sangat bagus jika semangat dan konsistensi beliau dalam menjaga rahasia bisa dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari, utamanya saat berinteraksi langsung dengan media sosial yang notabene orang-orang kehilangan kontrol dan melampaui batas.* Mahmud Budi Setiawan

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bung HattaHudzaifah al-Yamanimedia sosialmenjaga rahasiarahasiaUmar Bin Khattab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Studi Teranyar: 17 Orang Mati Setiap Hari Karena Rokok
Tulisan selanjutnya Pengusaha Produk Halal Malaysia Sangat Minati Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?