Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pengadilan: Pemerintah Jerman Harus Merepatriasi Istri dan Anak Militan ISIS

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Juli 2019 18:56 6:56 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Juli 2019 18:56
Bagikan
Istri dan anak anggota ISIS ditahan di Iraq.
Bagikan

Hidayatullah.com—Pengadilan di Berlin memutuskan pemerintah harus merepatriasi istri dan ketiga anak seorang militan ISIS.

Pengadilan mengatakan anak-anak itu akan menderita apabila mereka tetap berada di kamp pengungsi Al-Hol di Suriah, lansir BBC Kamis (11/9/2019).

Kasus itu mencuat karena pihak keluarga si wanita menggugat ke pengadilan setelah kementerian luar negeri menolak membantu kepulangannya ke Jerman.

Keputusan seperti ini merupakan yang pertama di Jerman.

Sampai saat ini Jerman bersiap memperbolehkan sebagian anak-anak kembali ke negara itu tanpa disertai ibu mereka, dengan alasan takut para ibu itu teradikalisasi sehingga membahayakan negara.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam kasus ini, pengadilan mengatakan bahwa dengan tidak adanya tindakan pemerintah berarti tiga anak akan menghadapi kondisi buruk yang sangat serius, tak terbayangkan dan tak dapat dihindari.

Menurut laporan Suddeutsche Zeitung ketiga anak tersebut berusia delapan, tujuh dan dua tahun. Ibu mereka berasal dari negara bagian Niedersachsen.

Koresponden BBC melaporkan puluhan istri anggota ISIS berkewarganegaraan Jerman dan sedikitnya 100 anak mereka saat ini masih berada di kamp-kamp pengungsi di Suriah. Mereka hidup dalam kondisi sangat mengenaskan.

Para pria yang kembali ke Jerman setelah bergabung dengan ISIS hampir selalu langsung menjadi subyek penyelidikan kriminal. Namun, pihak kejaksaan cenderung mencari bukti lebih banyak terlebih dahulu sebelum memulai penyelidikan terhadap kaum wanita.

Akan tetapi, hal ini berubah pada Desember 2017 ketika diumumkan bahwa pria dan wanita tersangka anggota ISIS di luar negeri tidak akan lagi diperlakukan berbeda.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ISISJermanrepatriasi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Komisi HAM PBB Akan Selidiki Korban Nyawa Perang Narkoba Filipina
Tulisan selanjutnya Pemberontak Syiah al Houthi Merekrut 30.000 Tentara Anak-anak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Berita
20 Juli 2026 17:00
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?