Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Eks Presiden Afsel Jacob Zuma Menolak Disebut “Raja Korupsi”

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Juli 2019 14:45 2:45 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Juli 2019 14:45
Bagikan
Jacob Zuma.
Bagikan

Hidayatullah.com–Mantan presifen Afrika Selatan Jacob Zuma mengatakan kepada hakim ketua pemimpin penyelidikan bahwa tuduhan korupsi yang ditujukan kepadanya merupakan “konspirasi” dengan tujuan mendepaknya dari panggung politik.

Dia dimunculkan untuk pertama kalinya dalam penyelidikan, yang menindaklanjuti tuduhan bahwa Zuma mengawasi jaringan korupsi selama menjabat presiden Afrika Selatan.

Para pendukungnya bersorak-sorai ketika Zuma memasuki tempat pemeriksaan, lapor BBC Senin (15/7/2019).

Zuma, 77, dipaksa meletakkan jabatan presiden pada bulan Februari 2018. Dia kemudian digantikan oleh wakilnya kala itu, Cyril Ramaphosa, yang berjanji memberantas korupsi di Afrika Selatan. Ramaphosa menggambarkan 9 tahun masa pemerintahan Zuma sebagai “sia-sia”.

Tuduhan terhadap Zuma berpusat pada hubungannya dengan keluarga milyuner asal India Gupta, yang dituduh mempengaruhi penunjukan menteri-menteri kabinet dan penetapan pemenang tender proyek pemerintah melalui korupsi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Zuma juga dituduh mengambil uang suap dari perusahaan logistik Bosasa, yang dikelola oleh keluaga Watson.

“Saya telah difitnah, dituduh menjadi rajanya orang-orang korup,” kata Zuma kepada tim investigasi yang dipimpin oleh hakim Ray Zondo.

“Saya sudah memberikan nama-nama lain [yang tersangkut korupsi] dan saya tidak pernah tersangkut masalah-masalah itu,” imbuh Zuma.

Mantan presiden itu menuding Amerika Serikat dan Inggris ambil bagian dalam hingga sekarang dalam upaya mediskreditkannya, meskipun dia sudah berupaya melakukan perubahan politik dan ekonomi di Afrika Selatan.

Zuma menuding mantan menteri pemerintahan sebelumnya Ngoako Ramatholdi, yang menyajikan bukti-bukti memberatkan dirinya, merupakan bagian dari konspirasi jahat itu.

Agen-agen yang dilatih asing juga berupaya untuk meracuninya, kata Zuma, tanpa menyebutkan nama.

Dalam wawancara dengan situs berita milik swasta News24, Ramatholdi membantah bahwa dirinya seorang mata-mata.

Dia mengaku bersedia melakukan pemeriksaan dengan menggunakan alat pendeteksi kebohongan, dan menantang Zuma agar melakukan hal serupa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afrika SelatanJacob Zuma
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya OJK sebut Rentenir Sulit Diberantas karena Alasan Ini
Tulisan selanjutnya Manfaatkan Bus Shalawat, Jamaah Haji Tak Perlu Sewa Kendaraan Lagi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’

Berita
13 Oktober 2026 13:01
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi

Terbaru

  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?