Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pro-Uni Eropa Berunjuk Rasa Menentang Calon PM Inggris Boris Johnson

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Juli 2019 18:51 6:51 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Juli 2019 18:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Para pengunjuk rasa pro-Uni Eropa turun ke jalan di kota London guna menentang pemilihan Boris Johnson sebagai perdana menteri Inggris yang baru.

Johnson difavoritkan terpilih sebagai ketua Partai Konservatif (Tory), menggantikan Theresa May yang telah mengumumkan pengunduran dirinya. Sebagai ketua partai, Johnson akan otomatis menjadi perdana menteri.

Johnson berjanji akan menuntaskan proses Brexit pada 31 Oktober, meskipun apabila tidak ada perjanjian yang disepakati dengan Brussels.

Sedangkan rivalnya, Jeremy Hunt yang sekarang menjabat menteri luar negeri, menolak mengatakan Inggris akan keluar dari Uni Eropa pada 31 Oktober tahun ini, tetapi dia “berharap” Brexit tuntas sebelum Natal.

Unjuk rasa hari Sabtu (20/7/2019) yang diberi tajuk “March for Change” itu digelar oleh koalisi kelompok-kelompok penekan pro-UE dan pro-referendum kedua, lapor Euronews.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Unjuk rasa secara jelas meminta pemerintah Inggris membatalkan Article 50 dan mempertahankan keanggotaan Inggris di Uni Eropa. Unjuk rasa itu bertolak belakang dengan aksi-aksi sebelumnya, yang menuntut dilakukannya referendum kedua tentang apakah menerima atau menolak kesepakatan yang dibuat PM May dengan Uni Eropa, mencabut Article 50 atau hengkang tanpa perjanjian apapun.

Office for Budget Responsibility mengatakan bahwa Inggris kemungkinan sudah memasuki resesi, dan Brexit tanpa kesepakatan dengan Uni Eropa berarti akan menambah beban defisit anggaran lebih dari dua kali lipat pada tahun 2020, dengan tambahan utang negara £30miliar.

Aksi unjuk rasa itu dimeriahkan dengan kehadiran boneka balon yang diumpamakan sebagai Boris Johnson anak-anak. Mirip dengan boneka Donald Trump yang selalu diusung pengunjuk rasa sebagai sindiran keras terhadap presiden Amerika Serikat yang pemarah dan kekanak-kanakan itu ketika berkunjung ke Inggris.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Boris JohnsonBrexit
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MIUMI Aceh Minta Pemerintah Blokir PUBG dan Game Sejenisnya
Tulisan selanjutnya Bilang Pajak Bertentangan Dengan Kehendak Tuhan, Keluarga Kristen Ini Didenda Jutaan Dolar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Berita
31 Agustus 2026 06:08
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?