Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Uskup Agung Krakow: Awas Bahaya “Wabah Pelangi”

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Agustus 2019 01:53 1:53 am
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Agustus 2019 08:30
Bagikan
Uskup Agung Krakow Marek Jedraszewski.
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang uskup agung di Polandia memperingatkan akan “wabah pelangi” di tengah ketegangan di negara itu soal hak-hak kaum homoseksual.

Marek Jeraszewski, uskup agung Krakow, membuat pernyataan itu ketika menyampaikan kotbah gereja memperingati tahun ke-75 Warsaw Uprising.

“Kita juga mengetahui bahwa tanah air kita syukurnya tidak lagi dijangkiti wabah merah (merujuk pada komunisme), tetapi bukan berarti tidak ada lagi yang berupaya untuk menguasai negeri kita, hati kita dan pikiran kita,” kata Jedraszewski seperti dilansir Euronews Jumat (2/8/2019).

“Wabah” yang baru ini “bukan Marxis, bukan Bolshevik, tetapi lahir dari semangat yang sama, neo-Marxist. Bukan merah, melainkan pelangi,” kata Jedraszewski lagi.

Bendera warna-warni seperti pelangi merupakan salah satu simbol yang dikenal dari komunitas LGBT dan sering terlihat ketika kaum homoseksual berlenggak-lenggok di jalanan berpawai.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pernyataan Jedraszewski itu muncul di tengah ketegangan antara komunitas LGBT dengan berbagai institusi di Polandia.

Bulan lalu, pawai LGBT di kota Bialystok menjadi target kelompok kanan-jauh.

Penguasa di Polandia saat ini Partai Hukum dan Keadilan (PiS) belum lama ini meluncurkan kampanye anti-LGBT menjelang pemilu bulan Oktober. Gereja Katolik Polandia yang masih memiliki pengaruuh besar dalam masyarakat juga menampakkan ketidaksukaannya terhadap homoseksual yang gencar melakukan pawai di mana-mana.

Pekan-pekan belakangan, koran konservatif Polandia membagikan stiker “LGBT-free zone”.

Perkawinan sesama jenis dinyatakan ilegal di Polandia, tidak seperti kebanyakan negara Eropa lain.

Kotbah gereja itu disampaikan oleh Uskup Agung Krakow Marek Jedraszewski di Basilika Santa Maria dalam peringatan Warsaw Uprising, perlawanan rakyat Polandia menentang penjajahan Jerman di tahun 1944 yang memakan korban ribuan nyawa.

Teolog Jaroslaw Makowski mengkritik Jedraszewski. Kepada stasiun televisi TVN dia berkata, “Ucapan semacam itu seharusnya tidak diutarakan oleh siapapun, tidak oleh seorang pendeta, seorang uskup, bahkan oleh siapapun umat Kristen. Ucapan itu sangat keterlaluan, dan pada saat yang sama, menunjukkan ke mana arah Gereja Polandia menuju.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:katoliklgbtPolandia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pound Melemah Turis China Berbondong-Bongdong ke Inggris
Tulisan selanjutnya Baitul Wakaf Dorong Para Pemuda Sadar Berwakaf

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?