Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kementerian Pertahanan Jerman Habiskan Anggaran Buat Bayar Konsultan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Agustus 2019 21:06 9:06 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Agustus 2019 07:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Antara bulan Januari dan Juni 2019, Kementerian Pertahanan Jerman dan institusi-institusi afiliasinya menghabiskan €155 juta ($174 juta) untuk biaya konsultasi dan layanan dukungan dari lembaga eksternal.

Angka itu terungkap ketika kementerian menanggapi permintaan informasi oleh oposisi, Partai Kiri. Media lokal mendapatkan tanggapan tersebut hari Kamis (8/8/2019), lansir DW.

Sebagai perbandingan, 13 kementerian Jerman lain bila digabungkan mengeluarkan total €178 juta untuk layanan dan konsultasi eksternal. Dari angka itu biaya terbanyak €48 juta dihabiskan oleh Kementerian Transportasi, sedangkan Kementerian Pendidikan “cuma menghabiskan” €293.000.

Selama dipimpin oleh Ursula von der Leyen –sekarang menjabat presiden Komisi Eropa– kementerian itu selalu saja mengeluhkan kurangnya kelengkapan militer, dan anehnya justru menghabiskan dana sebanyak itu hanya untuk konsultasi padahal memiliki staf lebih dari 20.000 orang.

Menurut Thomas Silberhorn, sekretaris parlemen di Kementerian Pertahanan yang merupakan politisi blok konservatif pimpinan Kanselir Angela Merkel, anggaran tersebut banyak dimakan untuk digitalisasi. Menurutnya, €109 juta dihabiskan untuk IT service provider militer Jerman BWI.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

BWI merupakan perusahaan IT milik negara yang didirikan tahun 2007 dan memberikan layanan logistik dan administratif khusus Bundeswehr (militer Jerman) di 1.200 lokasi, termasuk misi NATO di Kosovo.

Anggota parlemen Partai Kiri Matthia Hohn menyebut pemborosan anggaran itu memalukan dan mantan menteri pertahanan Ursula von der Leyen telah mengubah Bindeswehr menjadi El Dorado bagi konsultan-konsultan eksternal.

Dia menantang menteri pertahanan yang baru, Annegret Kramp-Karrenbauer yang meneruskan posisi Angela Merkel sebagai ketua partai CDU, untuk membereskan masalah tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jermanmiliter
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya jam malam 400 Politisi Ditahan India, Kashmir Jadi ‘Penjara Raksasa’
Tulisan selanjutnya Empat Dokter Kongo Terlibat Pembunuhan Dokter Ebola WHO

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?