Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mendagri: Tindak Tegas Siapa Saja yang Mengusik Isu Sensitif di Malaysia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Agustus 2019 07:07 7:07 am
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Agustus 2019 07:07
Bagikan
muhyiddin malaysia
Menteri Dalam Negeri Malaysia Muhyiddin Yassin.
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Dalam Negeri Muhyiddin Yassin mengatakan bahwa sikap tegas harus diambil terhadap siapa saja yang mengeluarkan pernyataan yang membahayakan keamanan dan stabilitas Malaysia.

Muhyiddin mengataka sangat prihatin dengan tindakan-tindakan yang berdampak negatif terhadap hal-hal berkaitan ras, agama dan kerajaan.

Muhyiddin mengatakan bahwa dirinya sudah memerintahkan kepolisian agar mencermati isu-isu sensitif yang diangkat oleh siapapun, termasuk tokoh-tokoh keagamaan.

Dilansir Bernama, hari Sabtu (24/8/2018) dalam konferensi pers Muhyiddin mengatakan bahwa jumlah pengaduan atau laporan terkait isu-isu ras, agama dan kerajaan dua kali lebih banyak dibanding tahun lalu.

Sebelumnya ketika berpidato di sesi kedua acara ’Bicara Kemerdekaan’ yang diselenggarakan Akademi Harimau Asia di Kuala Lumpur, Muhyiddin mengatakan bahwa semua kelompok etnis di Malaysia berkontribusi dalam pembangunan negara itu. Dan faktanya rakyat Malaysia saling membutuhkan satu sama lain.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kita harus ingat bahwa perjuangan negara ini didukung oleh berbagai kelompok etnis dan agama dari awal [kemerdekaan] sampai saat ini. Itu merupakan bagian dari sejarah Malaysia, kita tidak dapat menyangkal bahwa kelompok etnis dan komunitas itu berkontribusi kepada negara ini,” ujarnya.

Muhyiddin memperingatkan bahwa ketidakpuasan terhadap apapun tidak boleh mengarah kepada pertikaian soal masalah-masalah yang telah disepakati bersama. Hal itu termasuk soal bahasa, agama, hal bumiputra dan ras-ras lain, institusi kerajaan, posisi Islam sebagai agama resmi Federasi (negara Malaysia) dan hak kelompok lan untuk menjalankan ajaran agamanya.

“Ini merupakan bagian dn paket dari kehidupan kita, yang tidak hanya diabadikan dalam konstitusi, tetapi juga telah dipraktikkan selama lebih dari 60 tahun,” kata Muhyiddin.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:agamaMalaysia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dinas Kesehatan Dorong Para Ibu Berikan ASI Eksklusif ke Anak
Tulisan selanjutnya Sambut 1441H, AQL Eratkan Ukhuwah Lewat Turnamen Futsal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Sejarah

Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Sejarah
16 Oktober 2026 09:32
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?