Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Xenofobia Merebak, Warga Afsel Menjarah Barang Milik Orang Asing

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 September 2019 11:09 11:09 am
Ama Farah
Dipublikasikan 4 September 2019 11:30
Bagikan
[Ilustrasi] Aksi protes anti-xenofobia di Afrika Selatan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa mengecam penjarahan dan aksi kekerasan yang menarget kebanyakan orang asing.

Puluhan orang ditangkap hari Senin (2/9/2019) di kota Johannesburg. Sedikitnya lima orang tewas dalam kerusuhan yang terjadi di kota bisnis itu.

Sejumlah pemerintah negara Afrika mengeluarkan peringatan untuk warganya terkait merebaknya aksi kekerasan di Afrika Selatan.

“Tak ada apapun yang dapat membenarkan serangan orang Afsel terhadap orang-orang dari negara lain,” kata Presiden Cyril Ramaphosa lewat Twitter seperti dikutip BBC.

Serangan terhadap bisnis-bisnis yang dikelola oleh “orang-orang asing merupakan hal yang sama sekali tidak dapat diterima, sesuatu yang tidak boleh kita biarkan terjadi di Afrika Selatan,” tegas Presiden Ramaphosa.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya ingin [tindak kekerasan] itu segera diakhiri,” imbuhnya.

Aksi kekerasan terus berlanjut pada hari Selasa (3/9/2019) di daerah Alexandra, Johannesburg.

Sebagian warga kota yang marah mendesak agar pemerintah mendeportasi imigran-imigran tak berdokumen, lapor jurnalis BBC Nomsa Maseko.

Namun, seorang pengusaha asal Nigeria, yang tokonya menjadi target penjarahan, mengatakan bahwa orang asing di Afsel kerap dituduh macam-macam dan menjadi korban tuduhan bohong.

“Ini bukan serangan kriminal, ini serangan xenofobia,” ujarnya.

Sebuah toko cabang supermarket Shoprite di daerah Lekki, Lagos, menjadi korban vandalisme kata seorang saksi mata kepada BBC.

Seorang saksi melaporkan melihat dua mayat tergeletak di jalan di luar pusat perbelanjaan di mana toko Shoprite itu berada.

Mobil-mobil yang terjebak di jalan tidak jauh dari tempat itu juga dirusak massa sedangkan pengendarnya lari menyelamatkan diri. Pihak berwenang belum mengkonfirmasi dampak kerusakan yang ditimbulkan.

Hari Selasa Presiden Nigeria Muhammadu Buhari mengirimkan utusan guna menyampaikan “ketidaksenangan Nigeria atas perlakuan buruk terhadap warga negaranya” yang berada di Afrika Selatan.

Sementara itu Kedutaan Ethiopia meminta kepada warganya agar menutup tempat usaha mereka apabila aksi kekerasan terus terjadi, lapor Fana Broadcasting Corporate (FBC) yang berkaitan dengan pemerintah Ethiopia.

Fana juga melaporkan bahwa warga Ethiopia diminta menghindarkan diri mereka sendiri dari konfrontasi dan konflik, serta agar tidak keluar rumah dengan mengenakan perhiasan mahal.

Kementerian Transportasi Zambia mengatakan sopir-sopir truk sebaiknya menghindari bepergian ke Afrika Selatan sampai situasi keamanan kembali normal.

Situs berita Afsel IOL melaporkan bahwa terjadi “banyak insiden” di mana kendaraan-kendaraan dijarah.

Akan tetapi, Menteri Kepolisian Afrika Selatan Bheki Cele hari Senin mengatakan aksi-aksi yang terjadi lebih merupakan tindak kriminal dan bukan xenofobia.

“Xenofobia hanya dipakai sebagai alasan,” kata Bheki Cele setelah mengunjungi Pusat Bisnis Johannesburg, di mana aksi kekerasan banyak terjadi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfrikaAfrika SelatanCyril Ramaphosanigeriaxenofobia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kroger Minta Pelanggan Tak Bawa Senpi Terang-Terangan ke Dalam Toko
Tulisan selanjutnya Muzzammil Yusuf: Disertasi “Milk Al Yamin” Penistaan Agama Berkedok Ilmiah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Feature
29 Agustus 2026 10:49
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?