Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Skandal Diesel, Tiga Bos Volkswagen Didakwa Manipulasi Pasar

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 September 2019 17:47 5:47 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 September 2019 09:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kejaksaan Jerman menuding pimpinan eksekutif Volkswagen (VW) tidak memberikan informasi pada waktunya kepada para investor tentang potensi dampak skandal diesel, yang menyebabkan para pemegang saham merasa dikhianati.

Dilansir DW Selasa (24/9/2019), jaksa di Braunschweig melayangkan gugatan manipulasi pasar saham terhadap CEO Volkswagen saat ini Herbert Diess, chairman Hans Dieter Pötsch dan mantan CEO Martin Winterkorn berkaitan dengan peran mereka dalam skandal manipulasi terbesar yang pernah dilakukan pabrikan otomotif Jerman yang mencuat tahun 2015.

Menyusul investigasi menyeluruh selama beberapa tahun, jaksa mengatakan terdapat bukti para terdakwa sengaja tidak menginformasikan kepada investor kala itu tentang potensi dampak finansial kasus yang dikenal media sebagai “Dieselgate” tersebut.

Kecurangan masif itu melibatkan penggunaan perangkat keras maupun perangkat lunak di kendaraan-kendaraan diesel buatan VW guna mengelabui hasil tes emisi yang sesungguhnya. Kecurangan tersebut berdampak langsung terhadap jutaan pemilik kendaraan, sebab mobil mereka nilainya langsung anjlok seperti barang bekas begitu skandal terkuak. Investor VW juga dirugikan karena harga saham perusahaan tersebut tiba-tiba jatuh.

Para terdakwa selalu mengaku bahwa mereka baru mengetahui tentang kecurangan itu pada September 2015, ketika keganjilan dalam pengukuran emisi kendaraan diesel VW terungkap dengan bantuan pihak regulator dan dinas-dinas lingkungan hidup Amerika Serikat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Investor berharap mendapatkan kompensasi atas kerugian yang mereka alami akibat anjloknya harga saham VW pada 21 September 2015, hari pertama perdagangan saham setelah otoritas AS mengumumkan secara resmi tentang manipulasi itu.

Pimpinan-pimpinan eksekutif VW baru pada 22 September 2015 memperingatkan investor tentang kemungkinan kerugian yang akan mereka alami.

Ketika skandal terjadi, Winterkorn sedang berada di puncak kepemimpinan perusahaan yang berbasis di Wolfsburg itu. Dia kemudian dipaksa turun dari jabatan bergengsinya itu.

Hans Dieter Pötsch kala itu menjabat bos keuangan, sedangkan CEO saat ini Herbert Diess bergabung dengan perusahaan itu pada musim panas 2015 sebagai pimpinan merek utama Volkswagen, VW.

Dalam tanggapan pertamanya atas tuduhan jaksa kepada para terdakwa, pengacara untuk Diess menolak dakwaan dengan mengatakan terkejut terhadap alasan yang dipakai jaksa untuk menjerat terdakwa. Pasalnya, kata kuasa hukum itu, tidak ada fakta yang menjustifikasi telah terjadi manipulasi pasar.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:JermanVolkswagen
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Daxing, Bandara Bintang Laut Raksasa di Beijing
Tulisan selanjutnya Tabiat Sekuler Sudah Menjangkiti Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?