Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Studi: Pelecehan Seksual di Tempat Kerja di Jerman Meningkat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Oktober 2019 18:47 6:47 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Oktober 2019 18:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Semakin banyak pegawai di Jerman yang mengalami pelecehan seksual di tempat kerja dibanding empat tahun silam, menurut hasil studi baru oleh pemerintah yang dirilis hari Jumat (25/10/2019).

Dari 1.531 orang yang diwawancarai oleh Badan Anti-Diskriminasi Federal, satu dari setiap 11 pekerja mengatakan mereka menjadi korban dari ucapan atau pendekatan seksual yang tidak diharapkan. Bandingkan dengan satu dari setiap 14 pekerja dalam studi serupa tahun 2015, lansir DW.

Laporan terbaru itu mendapati bahwa dibanding pria, wanita dua kali lebih mungkin mengalami pelecehan seksual di tempat kerja. Sekitar 13% wanita mengatakan mereka menjadi korban pelecehan seksual sementara hanya 5% pria yang mengaku mengalami hal itu.

Lebih dari setengah (53%) pelecehan seksual itu dilakukan oleh pihak ketiga, seperti pelanggan atau pasien. Sementara itu 43% mengaku menjadi korban pelecehan seksual oleh rekan kerjanya, yang mana hampir satu dari setiap 5 pelaku merupakan atasan mereka.

Hampir empat dari lima korban mengatakan pelecehan seksual yang mereka alami bukan hanya sekali terjadi dan sebagian dari mereka mengaku ditarget oleh beberapa pelaku. Jenis pelecehan seksual yang dialami beragam mulai dari komentar atau guyonan seksual, tatapan atau gerak-gerik hingga siulan mesum. Sekitar 26% korban mengaku mendapatkan sentuhan atau pendekatan seksual.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Korban juga mengatakan bahwa media sosial dan ponsel pintar kerap digunakan oleh pelaku untuk mengirimkan gambar seksual atau email dan pesan ofensif yang dikenal dengan istilah sexting (peleburan kata sex dan texting).

Kasus pelecehan seksual yang paling parah dialami korban antara lain diundang ke rapat tertutup, diajak untuk melakukan hubungan seksual dan dalam beberapa kasus bahkan ajakan itu disertai dengan pemaksaan dan pemerasan.

“Pelecehan seksual di tempat kerja merupakan masalah serius dan menimbulkan konsekuensi serius bagi mereka yang mengalaminya,” kata Bernhard Franke, pejabat sementara kepala badan anti-diskriminasi itu.

Dia menambahkan bahwa adalah kepentingan perusahaan-perusahaan Jerman untuk turun tangan, misalnya, dengan mengadakan kontak permanen yang dapat dihubungi oleh korban, dan dengan mengadakan pelatihan wajib bagi para manajer.

Meskipun kebanyakan korban secara verbal membela diri mereka sendiri, banyak yang tidak mengetahui bahwa undang-undang ketenagakerjaan Jerman menaruh beban kewajiban di atas pundak majikan untuk melindungi pekerjanya dari pelecehan seksual.

Hanya 40% dari korban menghubungi pihak ketiga untuk mengatasi masalah pelecehan seksual yang dialaminya. Korban sering kali berusaha menyelesaikan masalah itu dengan pelaku sendiri, tetapi tidak jarang mereka juga takut pengaduan yang disampaikan ke atasanya akan berdampak buruk pada karirnya.

Hasil studi serupa pada tahun 2015 menunjukkan bahwa satu dari setiap enam wanita dan setiap orang ke-14 mengalami pelecehan seksual di tempat kerja.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jermanpelecehan seksual
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ribuan Masyarakat Sulsel Sambut Mantan Wapres JK di Makassar
Tulisan selanjutnya Sepuluh Bocah Afrika Ditemukan Kedinginan dan Kelaparan di Irlandia Utara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?