Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Demonstran di Iraq Kuasai Jembatan Strategis Menuntut Korupsi Merajalela

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 November 2019 14:41 2:41 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 November 2019 14:30
Bagikan
Demontrasi di Irak
Bagikan

Hidayatullah.com-Para pengunjuk rasa di Iraq menguasai sebuah jembatan strategis ketiga di Baghdad pada hari Ahad, sementara yang lain memblokir jalan-jalan dengan membakar ban di bagian tengah dan selatan Iraq, menghentikan lalu lintas di tengah pemogokan umum yang meluas.

Demonstran mengambil kembali kendali atas setengah Jembatan Ahrar, yang mengarah ke sisi lain Sungai Tigris dekat Zona Hijau yang dijaga ketat, pusat pemerintahan Iraq. Pasukan keamanan dikerahkan di sisi lain jembatan dan mendirikan penghalang beton untuk mencegah pengunjuk rasa mendorong ke daerah itu.

Jembatan itu adalah yang ketiga direbut kembali oleh pengunjuk rasa dalam beberapa hari terakhir, setelah merebut bagian dari Jembatan Sinak dan pusat Khilani Square pada hari sebelumnya setelah bentrokan sengit. Mereka juga hadir di Jembatan Jumhouriyya yang bersebelahan dengan Lapangan Tahrir, pusat gerakan protes.

Setidaknya 320 orang telah tewas dan ribuan lainnya terluka sejak kerusuhan di ibukota dan provinsi selatan dimulai pada 1 Oktober. Amnesty International telah mengecam pasukan keamanan atas dugaan penggunaan granat gas air mata tingkat militer dalam jarak dekat.
Jembatan yang mengarah ke Zona Hijau, tempat perkantoran dan kedutaan asing, menjadi pusat utama protes. Demonstran telah mengambil kendali atas jembatan-jembatan ini awal bulan ini tetapi kemudian diblokade pasukan keamanan dengan melancarkan penumpasan mematikan mereka.

Baca: Demonstran Iraq yang Tewas Sudah 254, PBB Meradang

Pasukan keamanan menarik diri dari Lapangan Khilani setelah menembakkan peluru tajam dan gas air mata terhadap pengunjuk rasa yang mencoba merobohkan penghalang beton yang menghalangi masuk ke alun-alun.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dua orang terluka ketika pasukan keamanan menembakkan tabung gas air mata dalam konfrontasi baru di Jalan Rasheed yang terkenal di Baghdad, jalan tertua dan pusat budaya yang terkenal dengan rumah-rumahnya yang hancur.

Di kota pelabuhan selatan Basra dan di kota-kota seperti Nasiriyah, Amara dan Kut, pengunjuk rasa membakar ban untuk menutup jalan, membuat karyawan lari mencapai tempat kerja mereka di tengah seruan aktivis untuk pemogokan umum. Sekolah, universitas, dan lembaga lainnya tutup hari itu, dengan ratusan siswa ambil bagian dalam pemogokan di Baghdad.

Di beberapa bagian ibu kota, khususnya lingkungan Kota Sadr yang luas, para pengunjuk rasa duduk di tengah jalan untuk mencegah karyawan masuk ke tempat kerja mereka. Mereka juga memblokir jalan dengan sepeda motor dan tuk-tuk.

“Tidak akan ada kantor terbuka sampai orang korup terakhir dihapus,” kata seorang pengunjuk rasa, menolak untuk diidentifikasi karena alasan keamanan. “Hanya dengan begitu kita akan keluar dari sini.”

Pengadang jalan sebagian sebagai tanggapan atas panggilan oleh tokoh Syiah berpengaruh Muqtada al-Sadr untuk pemogokan sukarela untuk menjaga tekanan pada politisi.

Kepala NATO Iraq mengecam kekerasan terhadap pengunjuk rasa pada hari Ahad di penutupan mandatnya selama setahun.

Kerusuhan itu, didorong oleh ketidakpuasan terhadap kesulitan ekonomi dan korupsi yang mengakar, keterlibatan Syiah -Iran, telah menggoncang 2 tahun stabilitas relatif di Iraq, yang sejak tahun 2003 hingga 2017 mengalami kependudukan asing, perang sipil dan pemberontakan ISIS.

Tokoh Syiah terkemuka Iraq, Moqtada al-Sadr, yang mendukung blok parlemen terbesar dan membantu membawa pemerintahan koalisi Abdul Mahdi yang rapuh berkuasa.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BaghdadIrakiraqJembatan Ahrarkrisis IrakSungai TigrisSyiah Irak
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sahabat Al-Aqsha gelar Tabligh Akbar “Gaza Bertahan, Allah Menangkan”
Tulisan selanjutnya Aktivis Luncurkan Kampanye Mendukung Jurnalis Foto yang Ditembak Matanya oleh Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?