Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Wapres Ma’ruf: Nabi Muhammad Bukan Manusia Biasa

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 November 2019 08:14 8:14 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 November 2019 08:14
Bagikan
kesehatan syariah
Wapres Ma'ruf Amin
Bagikan

Hidayatullah.com– Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyampaikan bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam merupakan figur yang luar biasa.

Wapres mengatakan Rasulullah mampu mengubah umat pada zaman jahiliyah menjadi umat terbaik.

“Nabi Muhammad itu manusia tapi bukan kayak manusia biasa. Bahkan Nabi Muhammad itu ibarat batu mutiara sedangkan orang lain kayak batu biasa,” ujar Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia ini dalam acara Maulid Akbar dan Doa Untuk Keselamatan Bangsa yang digelar lembaga dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Masjid Istiqlal, Jakarta, semalam (21/11/2019) kutip INI-Net.

Wapres menyampaikan Nabi Muhammad merupakan tokoh perubahan. Sedangkan Islam, jelas Ma’ruf, merupakan agama perbaikan atau agama perubahan. Ini juga katanya yang menjadi cita-cita NU sebagai organisasi perubahan dan perbaikan. Yaitu, jelasnya, memperbaiki kemasyarakatan. Sedangkan dari sisi agama yang diperbaiki NU adalah akidah dan cara berpikir.

Mustasyar PBNU ini mengatakan, Nabi Muhammad ibarat batu berlian, sementara manusia biasa ibarat batu koral. “Jadi beda harganya, berlian itu kecil saja harganya mahal, kalau koral satu truk aja enggak ada harganya,” ungkapnya mengibaratkan.

Menurut Ma’ruf, pada era saat ini, perubahan yang harus dilakukan adalah perubahan pemahaman keagamaan supaya lurus. Sedangkan perubahan kemasyarakatan dalam aspek kehidupan ekonomi, sosial, dan pendidikan. “Makanya Indonesia kita ini visi ke depannya adalah ingin menjadi Indonesia maju,” sebutnya.

Menurutnya, kaidah yang dipegang oleh NU yang selama ini cuma ada dua, yaitu menjaga yang lama yang baik serta mengambil yang baru yang lebih baik (bertransformasi), harus ditambah satu lagi yaitu inovasi.

Ma’ruf menekankan, NU sebagai organisasi perbaikan dan perubahan akan terus mengambil peran dalam perubahan, yang kata dia harus dilakukan secara cepat agar tidak ketinggalan.

“Makanya paradigma alon-alon asal kelakon harus sudah ditinggalkan. Sekarang harus sudah serba cepat. Semua serba akselerasi. Perubahan harus cepat, tapi juga harus tepat agar tidak berantakan,” sebutnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ma'ruf Aminmaulid nabiNabi MuhammadNUrasulullahWapres
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pimpinan MPR: Bantu Palestina, Jangan Lupakan Indonesia
Tulisan selanjutnya Dosen Kuwait University: Waspada Riba Masa Kini

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

RMI PBNU: Jangan Tutup-tutupi Kekerasan di Pesantren

Berita
14 Agustus 2026 05:00
Syair Ahmad Baktsir dan Detak Jantung Diplomasi Kemerdekaan RI di Kairo
Tangkap Dua Pelaku Promosi Miras Pakai Ayat Al-Quran, Polisi: Masih Kami Periksa
Miftachul Akhyar Sebut Ikhtilaf Bukan Ancaman, tapi Penggerak Pemikiran Umat
Eks Menag Yaqut Didakwa Rugikan Negara Rp622 Miliar dalam Kasus Kuota Haji

Terbaru

  • Sebut Orang Palestina Bukan Manusia, Menteri ‘Israel’ Serukan Pembunuhan Massal
  • Takuti Warga ‘Israel’, Netanyahu Pajang Wajah Para Pemimpin Muslim di Baliho Pemilu
  • Raja Yordania akan Melawat ke China
  • Kantor Perdana Menteri Pemerintah Kurdistan Diserang Drone
  • HUT ke-81 RI, MUI: Mari Jaga Moral Bangsa dari Penyimpangan Seksual
  • Haedar Nashir: Indonesia Milik Bersama, Kemakmuran Rakyat Harus Menjadi Agenda Utama
  • Syair Ahmad Baktsir dan Detak Jantung Diplomasi Kemerdekaan RI di Kairo
  • Turki dan Saudi Perkuat Kerjasama Energi, Usai Sepakati Pakta Pertahanan Makkah
  • 22 Persen Yahudi ‘Israel’ Dukung Usir Warga Palestina ke Luar Negeri
  • Iran Hadiahi Rp480 Juta Warganya yang Berhasil Tangkap atau Bunuh Tentara AS

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?