Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Sekularisme: Konsep Dualis yang Banyak Tak Disadari

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 April 2022 22:36 10:36 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 November 2019 20:40
Bagikan
Akmal Sjafril pada pertemuan perdana semester kedua SPI Jakarta Angkatan ke-10 di Aula INSISTS, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (13/11/2019).
Bagikan

Hidayatullah.com– Dalam pertemuan perdana semester kedua SPI Jakarta Angkatan ke-10 di Aula INSISTS, Kalibata, Jakarta Selatan, Akmal Sjafril berkesempatan menjelaskan materi Sekularisme.

Sekularisme, menurut Akmal, adalah sebuah pemahaman yang berasal dari Barat atau Eropa yang merupakan pecahan Romawi Barat. Ideologi itu kemudian ‘diimpor’ ke Timur, yakni ke negara-negara jajahan Barat di Asia dan Afrika.

“Sebelum melakukan Islamisasi, kita harus melakukan dewesternisasi terlebih dahulu,” ungkap penulis buku Islam Liberal 101 ini sambil mengutip perkataan Syed Muhammad Naquib al-Attas pada Rabu (13/11/2019) malam.

Puluhan peserta kuliah menyimak materi yang disampaikan, salah seorang di antaranya adalah Nada Zahra, yang akrab disapa Nada. Ketika ditanya tanggapannya tentang materi yang disampaikan, Nada mengungkapkan bahwa materi tersebut bagus dan bahasannya cukup mendalam, namun sebagai peserta, dia merasa harus tetap banyak membaca juga.

“Karena selama ini aku suka bingung dengan konsep sekularisme dan membedakannya dengan konsep yang lain. Alhamdulillah, sekarang aku lebih paham sekularisme itu apa, dan cara menanganinya bagaimana,” ujarnya.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Peserta kuliah lainnya, Siti Nazuratul Zalillah mengaku bahwa dirinya sudah pernah mendengar soal sekularisme dan membacanya dari buku.

“Yang aku tahu, poinnya itu bahwa sekularisme menjauhkan agama dari mengurusi dunia, atau memisahkan agama dari urusan politik,” ujar peserta yang biasa dipanggil Nazura ini.

Setelah mendengar paparan di SPI, Nazura juga mengungkapkan bahwa dirinya merasa lebih tercerahkan, lebih tahu sebab-sebab munculnya paham sekularisme itu, dan lebih tahu bagaimana cara untuk bersikap.

Kesan yang sama juga disampaikan oleh Ayu. Peserta SPI asal Jakarta Barat ini mengaku sudah beberapa kali mendapatkan materi sekularisme.

“Ini seperti materi awal banget dari semua paham menyimpang dan menyerang Islam,” ungkapnya.

Perempuan yang akrab disapa Ayu ini merasa bahwa ada hal berbeda dari materi sekularisme yang baru saja ia dapatkan dibandingkan dengan sebelumnya yaitu tentang konsep pendidikan yang ‘terjangkit’ sekularisme. Menurutnya, banyak dari umat Muslim yang tidak sadar pernah atau masih punya pemikiran sekular.

Saat ditanya lebih lanjut, Ayu mengaku bahwa ia tanpa sadar juga terkadang masih berpikir sekular.

“Aku yang kuliah di jurusan Teknik Mesin seringkali merasa aku harus pindah ke jurusan agama juga. Niatnya sih bagus untuk lebih memilih agama, tetapi aku tanpa sadar sudah memisahkan antara agama dan urusan dunia. Padahal, memangnya kenapa gitu kalau jurusan teknik mesin jago, terus urusan agama juga jago?” ungkap perempuan yang saat ini sedang menempuh studi di Universitas Trisakti itu.

Nada pun mengakui bahwa ia pernah melakukan perbuatan sekular secara tidak sadar. Saat ditanya tentang pengalamannya, ia berkata, “Pernah, kayak (berpikir ala) dualisme begitu. (Sempat berpikir bahwa) manusia yang baik itu beragama tapi enggak semuanya dihubungkan dengan agama.”

Akmal, yang juga menjabat sebagai Kepala SPI Pusat, mengungkapkan bahwa semua hal bersumber dari Dzat yang Satu, yakni Allah Subhanahu Wata’ala, sehingga tidak dibenarkan jika ada pemisahan hubungan antara satu hal dan hal lainnya dalam dunia ini.

“Orang sekuler melihat dunia secara mendua, misalkan akal dan materi serta jiwa dan raga, yang sebenarnya semuanya saling berhubungan dan harus dipandang secara komprehensif,” pungkas Akmal.* Rabiana Nur Awalia

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Akmal SjafrildualispemikiransekularismeSPI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Konferensi Internasional Muslim Tunarungu Digelar di Jakarta
Tulisan selanjutnya Pemkot Palangka Raya Resmi Tutup Praktik Prostisusi Bukit Sungkai

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Berita
20 Juli 2026 14:30
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?