Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Skandal Diesel: Volkswagen Dikenai Dakwaan Berlapis di Kanada

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Desember 2019 19:28 7:28 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Desember 2019 19:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Kanada hari Senin (9/12/2019) mengumumkan bahwa pihaknya mendakwa perusahaan otomotif asal Jerman Volkswagen (VW) karena secara sadar mengimpor mobil-mobil bermesin diesel yang tidak memenuhi standar emisi ke ke negara itu.

Dilansir DW, Volkswagen menghadapi 58 dakwaan pelanggaran undang-undang Canadian Environmental Protection serta dua dakwaan lain berupa pemberian informasi yang tidak benar kepada aparat berwenang.

Antara tahun 2008 dan 2015, Volkswagen memasukkan ke Kanada 128.000 kendaraan bermesin diesel, yang dibekali dengan perangkat lunak yang menjadikan kendaraan seolah-olah tampak memenuhi ketentuan emisi padahal tidak demikian adanya.

Dalam sebuah pernyataan, perusahaan itu mengatakan bekerja sama dengan penyidik Kanada dan sudah bersiap untuk membuat kesepakatan dengan pihak berwenang dalam kehadiran perdananya di pengadilan Toronto hari Jumat (13/12/2019). Apa saja kesepakatan yang akan diajukan kepada pihak berwenang guna menuntaskan perkara itu, akan dipaparkan dalam sidang tersebut.

Gugatan kasus skandal diesel di Kanada ini muncul empat tahun setelah para eksekutif perusahaan raksasa otomotif itu mengakui kecurangan pada uji emisi, yang dikenal di media dengan sebutan Dieselgate.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kementerian Lingkungan Hidup Kanada dihujani kritik karena dianggap terlalu lama mengajukan gugatan terhadap Volkswagen, padahal penyidikan sudah dilakukan terhadap perusahaan itu sejak September 2015.

Volkswagen saat ini menghadapi perkara hukum di lebih dari 50 negara berkaitan dengan Dieselgate. Pihak perusahaan sejauh ini sudah merogoh kocek lebih dari $30 miliar (27 miliar euro) untuk membayar denda dan kompensasi kepada pelanggan.

Pada bulan Maret 2017, Volkswagen mengaku bersalah atas dakwan-dakwaan di Amerika Serikat terkait Dieselgate dan didenda lebih dari $4,3 miliar. Sejumlah eksekutif perusahaan itu juga dijerat dakwaan di Amerika Serikat dan Jerman.

Perusahaan mencapai kesepakatan penuntasan perkara Dieselgate dengan Australia pada bulan September.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dieselgateEmisiJermankanadaVolkswagen
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Guru di Kenya Wajib Serahkan Daftar Kekayaan
Tulisan selanjutnya Terima Nobel Perdamaian, Abiy Ahmed: Militan dan Kekuatan Global Mengancam Tanduk Afrika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?