Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jerman Perketat Aturan Kepemilikan Senjata

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Desember 2019 19:59 7:59 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Desember 2019 19:59
Bagikan
Tersangka serangan Sinagog di Jerman, Stephan B, mengakui aksi penembakan yang dilakukannya di kota Halle.
Bagikan

Hidayatullah.com—Parlemen Jerman Bundestag hari Jumat (13/12/2019) setuju untuk memperketat aturan kepemilikan senjata, termasuk tindakan kontroversial yang mengharuskan pemilik senjata api diperiksa secara rutin oleh pertugas dari dinas intelijen dalam negari BfV.

Menteri Dalam Negeri Horst Seehofer mengatakan bahwa tujuan pemerintah dengan aturan tersebut supaya “tidak ada senjata api yang berada di tangan ekstrimis.” Hal itu diupayakan pula dengan implementasi European Firearms Directive yang sudah diamandemen ke dalam hukum di Jerman guna mempersulit pelaku kriminal dan teroris mendapatkan senjata, lapor DW.

Peraturan baru itu mengharuskan setiap pemilik senjata api di Jerman diperiksa setiap lima tahun, dan mereka harus menjelaskan mengapa dan bagaimana mereka memiliki senjata api. Bagi mereka yang dikategorikan “kelompok inkonstitusional” maka tidak akan diberikan izin kepemilikan senjata api.

Menteri Kehakiman Christine Lambrecht berkata, “Saya tidak ingin menunggu sampai senjata-senjata api jatuh ke tangan ekstrimis sayap kanan.”

Akan tetapi, sebagaimana yang disoroti politisi oposisi, sebenarnya banyak regulasi serupa sudah ada dalam hukum di Jerman dan tidak selalu sukses diimplementasikan. Martina Renner, politisi oposisi dari Partai Kiri, mengatakan bahwa para pembunuh Walter Lübcke (kepala pemerintahan daerah Kassel) adalah orang-orang pemegang izin kepemilikan senjata api, tetapi BfV di wilayah Hesse tidak peduli atau membiarkan tokoh terkemuka ekstrimis sayap kiri memiliki senjata api.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lübcke, seorang politisi lokal pro-pengungsi dari partainya Kanselir Angela Merkel, ditembak mati di bagian kepala di rumahnya oleh seorang aktivis pro-Nazi pada bulan Juni.

Politisi kanan-jauh AfD, partai yang dikenal rasis dan anti-Islam, berkeberatan dengan peraturan baru tersebut dengan alasan sangat membatasi kebebasan warga negara.

Politisi-politisi Partai Hijau mengkritik peraturan baru itu karena tidak berusaha menghentikan pembuatan senjata api rakitan. Pada 9 Oktober, seorang pria membunuh dua orang di jalan setelah pelaku berusaha menyerang sebuah sinagog di kota Halle dengan menggunakan senjata api yang dibuat dengan printer 3D.

Setelah mendapatkan protes dari kalangan pemburu dan pemandu perburuan, pemerintah setuju untuk menambahkan aturan yang membantu mereka, termasuk aturan tes lisensi yang tidak terlalu birokratis dan mahal. Kalangan atlet cabang olah raga menembak juga tidak lagi diharuskan membuktikan penggunaan senjata mereka. Bukti keanggotaan di klub menembak sudah dianggap memadai.

Peraturan baru tersebut lolos meskipun dihujani banyak kecaman dengan dukungan suara dari politisi-politisi Partai Kristen Demokrat (CDU) dan Partai Sosial Demokrat (SPD). Partai Kiri dan Partai Hijau memilih abstain.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jermansenjata api
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Istri Omar al-Bashir Ditanyai Tanah dan Rekening Bank
Tulisan selanjutnya Rakyat Lapar Ibu Negara Zimbabwe Minta Pengusaha Turunkan Harga Bahan Pokok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?