Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Swiss Tutup Permanen Pembangkit Listrik Nuklir Mühleberg

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Desember 2019 19:22 7:22 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Desember 2019 19:22
Bagikan
PLTN Mühleberg dirancang untuk dapat memenuhi kebutuhan listrik wilayah Bern, Swiss, selama lebih dari 100 tahun.
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah pembangkit listrik bertenaga nuklir (PLTN) berusia 47 tahun milik Swiss sejak hari Jumat (20/12/2019) ditutup permanen.

Pembangkit nuklir Mühleberg, dekat kota Bern, merupakan yang pertama dari lima PLTN yang dimiliki Swiss yang akan diberhentikan operasionalnya.

PLTN Mühleberg secara resmi dimatikan pada hari Jumat pukul 12:30 waktu Swiss ketika batang kendali terakhir yang berada di antara elemen-elemen bahan bakar dilepas. Tindakan itu menyebabkan reaksi berantai terhenti dan men-deaktivasi reaktor. Pelepasan itu dilakukan dalam waktu tiga detik.

Reaktor Mühleberg beroperasi sejak tahun 1972 dan memasok 5% kebutuhan listrik Swiss. BKW, operator dari Mühleberg, memutuskan

menutup PLTN itu pada 2013 dengan alasan bisnis.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hari Jumat CEO BKW Suzane Thoma menjelaskan bahwa perusahaan siap secara organisasi maupun finansial ketika memulai proyek PLTN itu 50 tahun silam, dan reaktor itu dirancang untuk dapat memenuhi kebutuhan listrik wilayah Bern selama lebih dari 100 tahun.

Namun, “perusahaan harus menjawab pertanyaan apakah bersedia menginvestasikan uang tiga digit juta (ratusan juta) untuk operasi jangka panjang,” kata Thoma. “Kami mencapai kesimpulan untuk tidak menanamkan modal lagi ke PLTN Mühleberg.”

Pembangkit listrik nuklir itu akan rampung dihentikan sama sekali oleh 200 orang pekerja dalam kurun 15 tahun, mulai 6 Januari 2020. Setelah itu bangunan utamanya akan siap untuk dilucuti, didekontaminasi, dan dikemas material-materialnya yang mengandung radioaktif.

Pada tahun 2024, semua batang bahan bakar nuklirnya akan dipindahkan ke fasilitas pusat penyimpanan sampah-sampah radioaktif tingkat tinggi yang terletak di Würenlingen, bagian utara Swiss.

BKW mengatakan radioaktif akan dibersihkan dari lokasi reaktor Mühleberg pada tahun 2031. Diperkirakan biaya untuk melucuti keseluruhan fasilitas nuklir dan menangani sampah radioaktifnya mencapai CHF1,4 miliar.

“Kami akan senang apabila dapat mengoperasikan PLTN itu sedikit lebih lama,” kata seorang pekerja seperti dikutip Euronews.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:MühlebergnuklirPLTNswiss
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Di Tahun 2019 Populasi Dunia 7,75 Miliar Jiwa
Tulisan selanjutnya Jerman Tugaskan Kembali Rabi Yahudi dalam Militer

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?