Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tokoh Syiah Iraq Siap Bekerja Sama dengan Saingan Politik yang Didukung Iran untuk Mengadang Pasukan AS

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 31 Desember 2019 18:11 6:11 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 31 Desember 2019 18:11
Bagikan
Pemimpin Syiah Iraq Moqtada al-Sadr
Bagikan

Hidayatullah.com— Tokoh Syiah Iraq Muqtada al-Sadr mengatakan hari Senin bahwa ia siap bekerja sama dengan kelompok-kelompok milisi yang didukung Iran – saingan politiknya – untuk mengakhiri kehadiran militer Amerika Serikat (AS) di Iraq melalui cara-cara politik dan hukum, kutip Reuters.

Jika itu tidak berhasil, dia mengatakan akan “mengambil tindakan lain” bekerja sama dengan saingannya untuk mengusir pasukan AS.

Milisi Sadr berperang melawan pasukan AS selama bertahun-tahun setelah invasi Washington dan menjatuhkan Saddam Hussein pada 2003.

Sadr, yang menggambarkan dirinya seorang nasionalis yang menolak pengaruh Iran dan AS, menyerukan pernyataan tentang milisi yang didukung Iran karena menghindari “tindakan tidak bertanggung jawab” yang dapat digunakan untuk membenarkan serangan terhadap Iraq.

AS telah melakukan serangan udara terhadap milisi yang didukung Iran di Iraq dan Suriah setelah kematian seorang kontraktor AS.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sedikitnya 25 kelompok Kata’ib Hizbullah terbunuh dan lebih dari 50 lainnya cedera dalam serangan pada Ahad (29/12), kata sumber-sumber keamanan Iraq mengatakan. Kelompok ini dianggap sebagai organisasi teroris oleh AS.

Serangan roket di sebuah pangkalan di Kirkuk pekan lalu menewaskan seorang kontraktor AS dan melukai personil lainnya, kutip BBC.

Baca: Aparat Iraq Bunuh 45 Demonstran, Syiah Ancam Potong Tangan Perusuh

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo memperingatkan Iran bahwa AS akan membalas jika nyawa orang Amerika terancam.

“Hari ini yang kami lakukan adalah mengambil respons tegas yang memperjelas apa yang Presiden Trump katakan selama berbulan-bulan – yaitu kami tidak akan mendukung Republik Islam Iran mengambil tindakan yang membuat pria dan perempuan Amerika dalam bahaya,” katanya saat berbicara di Washington DC pada hari Ahad.

Menteri Pertahanan AS Mark Esper mengatakan kepada wartawan bahwa pesawat tempur F-15 telah mencapai lima sasaran yang terkait dengan Kata’ib Hizbollah. Pentagon mengatakan tiga berada di Iraq barat dan dua di Suriah timur.

Kata’ib Hizbullah adalah kelompok milisi Syiah yang didukung oleh Iran – yang didirikan pada 2007.

AS mengatakan Kata’ib Hizbullah memiliki hubungan kuat dengan Pasukan Quds Iran dan telah berulang kali menerima bantuan dan dukungan dari Iran yang telah digunakannya untuk menyerang pasukan koalisi AS.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatiraniraqKataib HizbullahMuqtada al-SadrsyiahSyiah Iraq
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemprov DKI Gelar Pernikahan Massal dan Itsbat Nikah 631 Pasang
Tulisan selanjutnya PBB: Tolong!! Jutaan Warga Zimbabwe Sangat Membutuhkan Makanan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?