Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Meski Berpolemik di Natuna, Indonesia Tetap Dorong China Tingkatkan Investasi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 Januari 2020 09:14 9:14 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Januari 2020 09:14
Bagikan
Presiden Joko Widodo dan Presiden China Xi Jinping.
Bagikan

Hidayatullah.com– Meskipun China memancing polemik di perairan Natuna, Kepulauan Riau, dengan kapal dan nelayannya, namun Indonesia tetap akan mendorong China meningkatkan investasinya di Indonesia.

Di tengah dorongan berbagai pihak agar Indonesia bersikap tegas kepada China dalam menjaga kedaulatan NKRI, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia justru mengatakan pihaknya akan meyakinkan para investor China untuk meningkatkan investasinya.

Kepala BKPM mengaku optimistis investasi China di Indonesia akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi Tanah Air.

Ada pun terkait pengaruh permasalahan di Natuna terhadap investasi China di Indonesia, ia menegaskan kedua masalah itu merupakan hal yang berbeda.

“Natuna itu kalau ada pelanggaran, biarlah aparat penegak hukum yang menyelesaikan. Sedangkan investasi adalah kewajiban BKPM untuk meyakinkan investor China di mana pun bahwa iklim kondisi investasi sudah ada perubahan dan akan jauh lebih baik ke depan,” ujar Bahlil lewat keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (09/01/2020).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: PBNU Desak Pemerintah Indonesia Bersikap Tegas ke China soal Natuna

Menurut Kepala BKPM, di antara fokus Presiden Joko Widodo yaitu pada transformasi ekonomi, dimana pintu masuknya adalah datangnya investasi ke Indonesia.

“Saya yakin ke depan pertumbuhan investasi di Indonesia akan terus meningkat, termasuk investasi China ke Indonesia,” sebutnya.

Menurutnya, karena proses perizinan masih menjadi hambatan investasi di Indonesia, maka pihaknya akan berupaya mengkoordinasikan percepatan perizinan sehingga dapat memberikan iklim investasi yang positif.

“BKPM selalu meyakinkan bahwa di bawah pemerintahan saat ini, kita akan mempermudah perizinan dan memberikan kepastian dan insentif bagi investor,” sebutnya.

Sepanjang lima tahun belakangan yaitu selama 2014 hingga triwulan ketiga 2019, investasi China merupakan sumber investasi terbesar ke-3 di Indonesia, setelah Singapura dan Jepang, dengan total realisasi investasi sebesar 13,1 miliar dolar AS.

“Tapi yang penting, yang kita butuhkan investasi dapat berkolaborasi dengan pengusaha nasional. Jadi setiap investasi sekarang diarahkan pada penciptaan lapangan kerja. Boleh berinvestasi tapi harus memaksimalkan penggunaan tenaga kerja lokal. Harus ada azas kebersamaan dan saling menguntungkan kedua belah pihak,” sebutnya.

Menteri Luhut: Investasi Bukan Urusan Kedaulatan

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa China tidak pernah meminta Indonesia untuk menukar kedaulatan negara demi investasi dari China.

Luhut menyebut investasi enggak ada urusan dengan kedaulatan.

“China tidak pernah minta kepada kita supaya menjual antara kedaulatan kita dengan investasi, enggak ada urusan dengan itu. Kedaulatan adalah kedaulatan,” ujarnya di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (08/01/2020) kutip Antaranews.

Baca: Ketua DPR: Perairan Natuna Kedaulatan NKRI Wajib Dipertahankan

Duta Besar China untuk Indonesia Xiao Qian memastikan hubungan China dengan Indonesia tetap berjalan baik setelah ada pelanggaran oleh kapal China di wilayah zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia di perairan Natuna.

“Kami punya hubungan yang sangat baik di banyak area tapi teman baik kadang punya perspektif yang berbeda,” katanya di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (08/01/2020).

Dubes China mengatakan Indonesia dan China pasti bisa menyelesaikan masalah tersebut melalui komunikasi yang tetap terjalin dengan baik.

Dubes China memastikan isu Natuna tidak akan memengaruhi hubungan ekonomi antara kedua negara, termasuk terkait investasi China ke Indonesia.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bahlil LahadaliaBKPMchinaDubes ChinainvestasiLaut NatunaLuhut Binsar PandjaitanNatuna
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya lppom mui 33 tahun 31 Tahun LPPOM MUI: Sinergi Saintifik-Syariah dan Ilmuwan-Ulama
Tulisan selanjutnya Kemenag Lakukan 10 Inovasi Baru Pelayanan Haji 1441H

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?