Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Belanda Minta Maaf Persekusi Yahudi di Era Perang Dunia Ke-2

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Januari 2020 18:56 6:56 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Januari 2020 18:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Perdana Menteri Belanda hari Ahad (26/1/2020) untuk pertama kalinya menyampaikan permintaan maaf secara resmi atas nama pemerintah perihal keterlibatan mereka dalam persekusi Yahudi semasa Perang Dunia II.

“Oleh karena penyintas-penyintas terakhir masih ada di antara kita, hari ini saya atas nama pemerintah meminta maaf atas apa yang dilakukan otoritas pada masa itu,” kata Rutte seperti dilansir DW. “Pemerintah kami tidak bertindak sebagai penegak keadilan dan keamanan.”

Dari 140.000 orang Yahudi yang tinggal di Belanda pada masa itu, hanya 38.000 yang selamat dari Perang Dunia II. Akan tetapi, pemerintah Belanda tidak pernah mengakui peran mereka sendiri dalam memfasiliatsi persekusi Yahudi oleh pasukan Nazi Jerman.

Pada tahun 2000, perdana menteri Belanda kala itu Wim Kok meminta maaf atas “sambutan dingin” terhadap penyintas kamp konsentrasi Nazi ketika kembali ke Belanda. Namun, dia tidak menyampaikan apapun soal pengakuan kegagalan pemerintah dalam memberikan perlindungan terhadap mereka.

“Banyak sekali pegawai negeri sipil yang melaksanakan perintah dari penjajah (Nazi, red),” kata Rutte, usai mengikuti momen hening mengenang korban PD II pada malam peringatan ke-75 tahun pembebasan kamp Nazi di Auschwitz, Polandia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Tujuh puluh lima tahun setelah Auschwitz, anti-Semitisme masih ada di antara kita. Oleh karena itu kami mengakui secara penuh apa yang telah terjadi dan kami menyampaikannya secara terbuka,” kata PM Belanda Mark Rutte, politisi dari Partai Rakyat untuk Kebebasan dan Demokrasi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AuschwitzBelandanaziPerang Dunia IIyahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wilayah Sudan yang Dikuasai Pemberontak Diberi “Status Khusus”
Tulisan selanjutnya Malaysia Stop Visa untuk Pelancong China dari Daerah Terjangkit Coronavirus

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?