Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

AA Gym Disambut Haru Umat Islam dan Kristen di Palu

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 September 2002 13:22 1:22 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 September 2002 13:22
Bagikan
Bagikan

Puluhan ribu jemaah yang sebahagian besar kaum hawa, seperti terhipnotis mengikuti ceramah AA Gym yang berlangsung sekitar satu jam. Bahkan diakhir tablig sebagaian besar dari mereka sempat menteskan air mata karena terharu dengan siraman rohani yang disajikan dai yang kini sangat digandrungi semua kelompok usia, terutama ibu-ibu, karena penampilannya yang selalu memikat para jemaah yang mengikuti ceramahnya.

Pimpinan Pondek Pesantren Daarut Tauhiid Bandung (Jawa Barat) ini berkunjung ke Sulawesi Tengah mengemban tugas yang bebankan Menko Kesra Yusuf Kalla, yakni menyejukkan masyarakat Poso yang sempat terombang ambing oleh konflik bernuansa SARA selama hampir empat tahun berlangsung di daerah itu. AA Gym tidak hanya berceramah di hadapan komunitas Muslim di Kota Poso, namun mengunjungi juga Tentena yang merupakan basis umat Kristiani guna memberi siraman rohani. Kedua komunitas yang berseteru di Poso itu sangat antusias menyambut hangat kehadiran AA Gym di daerahnya, bahkan di Tentena jemaah dari umat Kristiani mengerubuti dan memeluknya dengan penuh keharuan.

Toleransi kehidupan antarumat beragama di Poso yang sempat tercabik-cabik akibat konflik tersebut telah meninggalkan nokta yang sulit terlupakan bagi masyarakat di Poso karena menelan korban jiwa lebih 2.000 orang dari kedua kelompok tersebut. Krisis sosial yang terjadi di Poso itu semua hanya berawal dari peristiwa remaja yang mabuk-mabukan, kemudian meluas hingga menjerumuskan umat muslim dan kristiani ke dalam peritikaian yang mengenaskan. Kerusuhan tersebut mulai mereda setelah Menko Kesra Yusuf Kalla memprakarsai pertemuan pemuka agama dan tokoh masyarakat di Poso di Kota kecil Malino, Sulawesi Selatan, yang kemudian melahirkan Deklarasi Malino Damai untuk Poso.

Pada pertemuan lanjutan yang digelar di Palu setelah Deklarasi Malino berusia enam bulan, kedua pihak yakni Islam dan Kristen sepakat menjadikan setiap perusuh di Poso setelah deklarasi tersebut dijadikan sebagai musuh bersama. Namun ledakan bom agaknya belum bisa hilang dari Poso maupun Palu. Tugas berat semua pihak masih menghadang. Dan kehadiran KH A Gymnastiar di Poso, Palu, maupun Tentena diharapkan oleh semua pihak khususnya pemuka agama Islam dan Kristen dapat mengugah kembali pengikut kedua agama terbesar di Indonesia itu bahwa Islam dan Kristen dapat hidup berdampingan di bawah payung Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika. Ant/Her/OL-01)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aksi Kristenisasi terhadap Warga Minang Kian Terorganisasi
Tulisan selanjutnya Kontingen Qatar Minta TKI Jadi Pemotong Ayam Halal di Asian Games

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

Berita
21 Juli 2026 19:48
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon

Terbaru

  • Prajurit di Balik Layar, Pelita di Pinggir Jalan: Jejak Langkah Chumam Dasuki Merawat Literasi
  • ‘Israel’ Disebut Gali Parit Berisi Buaya di Sekitar Blok Penjara Tahanan Hamas
  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?