Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

WHO Minta Google, Facebook Dkk Atasi Fake News Tentang Coronavirus

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Februari 2020 15:54 3:54 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Februari 2020 15:54
Bagikan
[Ilustrasi] Media sosial.
Bagikan

Hidayatullah.com—Organisasai Kesehatan Dunia (WHO) mendesak perusahaan-perusahaan teknologi mengambil tindakan lebih keras guna menanggulangi kabar bohong (fake news) seputar coronavirus.

Dorongan itu disampaikan ketika perwakilan WHO berkunjung ke Silocon Valley untuk berbicara langsung dengan perusahaan-perusahaan tekonologi tentang penyebaran informasi palsu.

WHO menyebut penyebaran informasi palsu seputar wabah coronavirus sekarang ini sebagai “infodemic”.

Andrew Pattison, manajer solusi bisnis digital untuk WHO, penyebaran berita palsu tentang coronavirus justru merebak lebih cepat dibanding virus bibit penyakitnya sendiri. Klaim-klaim seperti, misalnya, bahwa coronavirus menyebar dengan memakan sup kekelawar atau dapat disembuhkan dengan makan bawang putih marak di internet.

Pattison berbicara dalam pertemuan perusahaan-perusahaan teknologi yang digelar di kantor pusat Facebook di Mountain View California hari Kamis (13/2/2020). Pertemuan itu juga dihadiri oleh perwakilan dari Google, Apple, Airbnb, Lyft, Uber dan Salesforce.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelumnya pada pekan yang sama dia menggelar pertemuan dengan Amazon di markas besarnya di Seattle, lapor BBC.

Sejak wabah coronavirus merebak –yang dinyatakan WHO sebagai darurat kesehatan publik– beragam buku tentang penyakit itu yang disebut Pattison tidak “berdasarkan sains” banyak dijual secara online.

WHO juga prihatin sebab ketika pengguna melakukan pencarian dengan kata “coronavirus” di Amazon, tampilan yang muncul banyak berupa masker penutup wajah dan vitamin C. Padahal vitamin C masuk dalam daftar fake news tentang obat penyembuh coronavirus.

Facebook, Twitter, YouTube dan TikTok sudah mengarahkan pengguna ketika melakukan pencarian dengan kata coronavirus ke situs WHO dan organisasi mitranya atau ke organisasi kesehatan lokal.

Sementara itu pengguna mesin pencari Google ditampilkan berita dan tips keselamatan.

Facebook mengatakan akan menggunakan jaringannya untuk melakukan pengecekan fakta guna membantah kabar bohong yang beredar.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perusahaan Pro-Israel dan Perang Asimetris
Tulisan selanjutnya Jepang: 70 Orang Lagi Terinfeksi Coronavirus di Kapal Pesiar Diamond Princess

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?