Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Di Denmark yang Konon Jarang Korupsi, Pegawai Teladan Mencuri Uang Jutaan Dolar dan Keluarganya Menikmati

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Februari 2020 06:29 6:29 am
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Februari 2020 21:05
Bagikan
Kasus dengan tersangka Britta Nielsen ini mengguncang Denmark, negara yang selama ini membanggakan diri sebagai negara paling rendah tingkat korupsinya sedunia.
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang wanita pekerja sosial Denmark dijebloskan ke dalam bui karena mencuri dana pemerintah hingga jutaan dolar.

Dilansir The Guardian Rabu (19/2/2020), seorang wanita pekerja sosial di Denmark dihukum penjara 6 tahun 6 bulan karena mencuri 117 juta krona Denmark (sekitar 231,66 miliar rupiah atau $16,9 juta) uang pemerintah yang dimaksudkan untuk anggaran kebutuhan orang-orang yang rentan.

Kasus dengan tersangka Britta Nielsen ini mengguncang Denmark, negara yang selama ini membanggakan diri sebagai negara paling rendah tingkat korupsinya sedunia.

Jaksa Agung Kia Reumert menyebut kasus itu sebagai “salah satu kejahatan keuangan paling parah dalam sejarah Denmark.”

Nielsen sudah bekerja selama 40 tahun di Socialstyrelsen, semacam dinas sosial di Denmark yang bertugas mengirimkan dana bantuan ke orang-orang yang membutuhkan. Lembaga semacam Danish Cystic Fibrosis Association dan Danish Deaf Association mendapat alokasi dana dari pemerintah yang dikirimkan Nielsen ke rekening mereka. Pada tahun 2017 dia dianugerahi medali perak atas pengabdiannya di lembaga sosial tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tuduhan bahwa Nielsen telah menggelapkan dana total mencapai 121 juta krona selama kurun 25 tahun pertama kali mencuat pada Agustus 2018.

Setelah dipecat dari pekerjaannya, Nielsen melarikan diri ke Afrika Selatan tetapi kemudian ditangkap dan diekstradisi ke Denmark pada.November 2018.

Selama persidangan kasusnya, terungkap bahwa Nielsen menggelapkan dana dengan cara membuat beragam proyek fiktif, salah satunya dinamakan “help for self-help”, yang rekeningnya dikaitkan dengan rekening bank pribadinya.

Dalam pembelaannya, wanita berusia 65 tahun itu memgatakan bahwa sangat mudah untuk menggelapkan dana sebab tidak ada pengawasan yang ketat dalam sistem, dan bahwa pihak manajer maupun kolega-koleganya sangat paham betapa mudahnya untuk mencuri uang di sana.

Nielsen kabarnya dalam.persidangan berkata, “Kerap ada guyonan bahwa Anda mudah saja menambahkan nomor rekening pribadi dan kemudian menghilang ke Kepulauan Bahama.”

Hari Selasa (18/2/2020) dia menolak mengajukan banding setelah hukumannya dibacakan. Pihak jaksa menuntutnya delapan tahun penjara, sementara tim pembelanya berargumen hukuman yang pantas empat sampai enam tahun.

Mengumpulkan kembali uang yang sudah dicuri Nielsen ternyata tidak mudah. Dari 117 juta krona yang disikatnya, pihak berwenang sejauh ini hanya dapat menyelamatkan 5 juta krona dengan cara menyita isi rekening banknya, beberapa properti mewah di Denmark dan Afrika Selatan, serta sebuah televisi.

Nielsen memiliki tiga anak yang sudah dewasa dan didakwa melakukan perampokan kelas berat, karena masing-masing dari mereka menerima bagian beberapa juta dari uang yang dicuri ibunya. Semuanya mengaku dirinya bersalah.

Salah satu putrinya diyakini mempergunakan uang curian itu untuk membeli beberapa ekor kuda ketangkasan yang harganya mahal, sehingga sulit bagi pihak berwenang mengumpulkan uang yang digasak Nielsen.

Kasus dengan terdakwa ketiga putri Nielsen itu dijadwalkan digelar mulai 4 Maret di pengadilan Glostrup di luar kota Kopenhagen. Tidak jelas apakah Nielsen akan bersaksi di pengadilan anak-anaknya. Di persidangan kasusnya, Nielsen mengatakan bahwa anak-anaknya tidak mengetahui kalau uang yang mereka nikmati adalah uang negara yang diselewengkan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:denmarkKorupsi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PM Mahathir Bersikukuh Tak Mau Mundur Sebelum Malaysia Gelar KTT APEC
Tulisan selanjutnya Silatnas IV ITJ 4.0, Songsong Dakwah di Era Baru

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?