Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ford, GE akan Produksi 50.000 Ventilator dalam 100 Hari

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Maret 2020 18:57 6:57 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Maret 2020 18:54
Bagikan
[Ilustrasi] Deretan pasien terinfeksi virus corona di ruang isolasi Rumah Sakit Cremona di Italia Utara (05/03/2020).
Bagikan

Hidayatullah.com—Ford Motor Co. hari Senin (30/3/2020) mengatakan akan memproduksi 50.000 ventilator dalam kurun 100 hari ke depan di pabriknya di Michigan, bekerja sama dengan unit produksi peralatan kesehatan General Electric, dan kemudian akan meningkatkan kapasitas produksi menjadi 30.000 per bulan ventilator yang akan dipakai merawat pasien Covid-19.

Ford mengatakan ventilator yang desainnya disederhanakan itu, yang dilisensi GE Healthcare dari Airon Corp yang berbasis di Florida dan telah diloloskan US Food and Drug Administration, dapat memenuhi kebutuhan sebagian besar pasien Covid-19 berfungsi dengan mengandalkan tekanan udara tanpa memerlukan listrik.

Ford mengatakan akan memulai produksi ventilator pada bulan April di sebuah pabrik di Ypsilanti, Michigan, dengan mengerahkan 500 pekerja dari United Auto Workers, lapor Reuters.

Ventilator yang dibuat Ford, GM dan lainnya dapat digunakan di daerah-daerah lain di Amerika Serikat di mana kasus infeksi coronavirus diperkirakan akan melonjak.

Hari Ahad, GM mengatakan berencana memproduksi 10.000 ventilator per bulan pada musim panas tahun ini di pabriknya di Kokomo, Indiana.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pekerja Ypsilanti akan diposisikan dalam jarak yang aman dan diperiksa gejala coronavirus sebelum memasukikomplek pabrik, kata petinggi Ford.

Sementara secara terpisah, teknisi GE dan Ford sedang berupaya meningkatkan produksi GE ventilator –yang berbeda dengan model ventilator lisensi dari Airon- di pabrik GE di Madison, Wisconsin.

GE berharap ventilator yang diproduksi di pabrik tersebut akan bertambah dua kali lipat pada kuartal kedua, kata Tom Westrick, wakil presiden GE bidang kualitas, dalam wawancara lewat telepon dengan para jurnalis hari Senin.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronavirusFordventilator
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Cegah Penularan Covid-19, Somalia Tutup Semua Madrasah
Tulisan selanjutnya YLKI Minta Kebijakan Tarif Listrik Terkait Covid-19 Direvisi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?