Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ahli: Ketakutan COVID-19 dapat Sebabkan Tekanan Mental

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 2 April 2020 10:49 10:49 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 2 April 2020 10:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com-Isolasi sosial adalah jawaban terbaik membendung penyebaran pandemi virus corona atau COVID-19, namun hal itu juga berpotensi menimbulkan masalah psikologis. Pernyataan ini disampaikan psikiater asal Turki hari Senin (30/3/2020).

“Keterasingan sosial dapat menciptakan perasaan pembatasan dan ketidakberdayaan, oleh karena itu, orang dapat mengalami depresi,” kata Emre Tolun Arici, sebagaimana dikutip Anadolu Agency. Arici adalah seorang psikiater yang mengajar di Universitas Uskudar, berbasis di Istanbul.

Dia mengatakan bahwa ketakutan akan virus corona dapat menyebabkan gangguan mental dan psikologis. Ketakutan virus ini dapat menyebabkan serangan panik. Dia menyarankan agar mereka yang mendapatkan perawatan psikiatrik harus menghadiri terapi dan minum obat yang diresepkan.

Arici juga mencatat bahwa komunikasi intra-keluarga dan bersosialisasi melalui teknologi dengan teman-teman dapat membantu menjaga orang dari depresi.

“Itu wajar bagi orang-orang untuk memiliki kekhawatiran ini karena proses yang kita alami sekarang. Namun, penting untuk menjaga kecemasan ini pada tingkat tertentu,” katanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia mengatakan orang harus mengambil tindakan mereka, terutama penderita gangguan kecemasan harus ekstra hati-hati dan tidak ketinggalan perawatan. Tentang efek virus pada pasien serangan panik, Arici mengatakan wabah virus dapat meningkatkan keparahan penyakit kejiwaan mereka dan dapat menyebabkan gejala kecemasan.

“Jika orang terlalu fokus pada gejala fisik virus, gejala kecemasan, seperti sesak napas, perasaan tercekik, demam, dapat dipahami sebagai gejala COVID-19. Situasi ini dapat memicu serangan panik,” dia berkata.

Lebih lanjut, untuk mencegah kekhawatiran yang ekstrem dan tidak perlu. Ia mengatakan perlu istirahat atau tidur secara teratur, makan sehat, memperhatikan saran para ahli, dan tidak terekspos berita berlebihan tentang virus.

Virus corona muncul di Wuhan, Cina Desember lalu dan telah menyebar ke sedikitnya 177 negara dan wilayah. Jumlah kasus terinfeksi yang dikonfirmasi di seluruh dunia kini telah melampaui 737.000.

Sementara jumlah kematian lebih dari 35.000 dan lebih dari 156.500 telah pulih, demikian data yang dikumpulkan oleh Johns Hopkins University yang berbasis di AS. Meskipun jumlah kasus meningkat, sebagian besar yang terinfeksi hanya mengalami gejala ringan dan sembuh.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19depresiEmre Tolun AriciPanikpsikologisvirus corona
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kapten Kapal Induk Nuklir dengan Lebih 100 Pelaut Terinfeksi Covid-19
Tulisan selanjutnya Jumlah Kematian di Wuhan Jauh Lebih Tinggi dari Angka Resmi Pemerintah China?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?