Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Khamr Melahirkan Kampung Janda

Dija
Terakhir diupdate: 19 Desember 2011 11:00 11:00 am
Dija
Dipublikasikan 19 Desember 2011 11:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah desa di India menjadi “Kampung Janda”, setelah terjadinya keracunan massal akibat minuman alkohol di Sangrampur dan desa sekitarnya.

Dilansir oleh AFP, Ahad (18/12/2011), sejauh ini 170 orang –hampir semuanya laki-laki– telah meninggal dunia akibat minuman beralkohol di desa yang teletak di sebelah timur India itu. Ironisnya, para pria tersebut sebagian besar merupakan tulang punggung bagi keluarga, yang kebanyakan hidup di bawah garis kemiskinan.

“Sekarang ini, rasanya semua jalan menuju ke pemakaman,” kata Abdul Mannan Gayen.

Ia telah kehilangan dua anak laki-laki. Putra ketiganya sedang dirawat di rumah sakit bersama lebih dari 100 orang warga desa lainnya. Keadaan mereka kritis.

Bencana di Sangrampur, masuk wilayah negara bagian Bengal Barat, bukan karena banjir, gempa bumi atau wabah penyakit, seperti yang kerap menimpa penduduk India lainnya. Bencana di desa itu berasal dari minuman beralkohol buatan industri rumahan.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Minuman beralkohol buatan lokal yang biasa disebut ‘hooch’, sudah berpuluh-puluh tahun menjadi minuman favorit para pelanggan miskin di wilayah Sangrampur, yang kebanyakan bekerja sebagai buruh, petani, penarik becak, yang tidak mampu membeli minuman keras bermerek.

Selasa malam pekan lalu, setengah liter hooch seharga cuma 10 sen dolar (sekitar Rp 910) ditenggak bersama-sama oleh penduduk desa.

Pada hari Rabu pagi, rumah-rumah sakit setempat kewalahan menangani pasien yang kritis dan meregang nyawa. Beberapa hari kemudian angka kematian mencapai 50 orang, lalu bertambah menjadi 100, 150 dan seterusnya.

Mereka yang kehilangan nyawa juga mati dengan cara menyakitkan, badannya kram, muntah-muntah dan diare. Mereka meninggalkan anak-anak dan istri dengan masa depan tidak menentu.

“Kami hancur,” kata Rosenara Naskar.

Suami Naskar, yang biasanya tidak menenggak minuman keras, tewas setelah menenggak minuman beralkohol dicampur methanol di rumah seorang kerabat saat merayakan kelahiran putra kedua keluarga itu.

“Saya tidak tahu apa yang harus dilakukan. Saya harus bertahan hidup karena anak-anak. Bagaimana saya memberi mereka makan?” kata Jhunu Bibi.

Perempuan berusia 30 tahun dan memiliki empat orang anak itu hanya bisa pasrah, melihat suaminya pulang dari rumah sakit tanpa nyawa, Jumat pagi lalu.

Anwara Bibi, 23, menjadi janda kembang. Baru menikah beberapa bulan, suaminya –seorang penjahit pakaian– sudah pergi ke alam baka. Perempuan itu tidak punya pilihan lain, kecuali kembali ke rumah ayahnya.

“Hidup saya direnggut,” kata pengantin baru itu.

Di kota Pelabuhan Intan, kamar mayat di rumah sakit terbesar kota itu terlalu kecil untuk menampung semua orang mati. Akhirnya, mayat-mayat digeletakkan di luar.

“Kami menyerah,” kata Chiranjib Murmu, pejabat rumah sakit. “Minuman ini sangat beracun, tidak ada obatnya.”

“Saat mereka tiba di sini, mereka sudah sekarat. Mereka tidak bereaksi terhadap obat apapun,” katanya.

Beberapa hari setelah hari pertama peristiwa keracunan terjadi, orang-orang masih berdatangan ke rumah sakit. Sementara, dari rumah sakit, becak dan delman mengangkut mayat-mayat pulang ke desa mereka.

Di sela-sela kedukaan, muncul kemarahan di kalangan warga.

Jum’at malam, sekelompok orang menyerbu sebuah rumah milik seorang pria yang diduga menguasai peredaran minuman keras ilegal di daerah itu.

Methanol sering ditambahkan ke dalam minuman beralkohol di India. Itu adalah cara murah untuk membuat khamr, minuman memabukkan yang bisa menyebabkan kebutaan dan kematian.

Keadaan di Sangrampur bertambah parah, sebab aparat keamanan yang seharusnya merazia praktek haram itu, justru bekerjasama dengan mafia pembuat minuman beralkohol lokal tersebut.

Hooch benar-benar ‘kuch kuch hota hei’ (arti harfiahnya sesuatu terjadi). Hooch, minuman yang memabukkan itu, menyebabkan banyak perempuan menjadi janda dan anak-anak menjadi yatim.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kekayaan Alam RI dan Usaha Mengecilkan Arti Islam
Tulisan selanjutnya Pemimpin Korut Kim Jong Il Meninggal Dunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?