Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kemenkes Kenya Pakai Jutaan Dana Covid-19 untuk Beli Teh, Camilan dan Pulsa Staf

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Mei 2020 13:30 1:30 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Mei 2020 11:18
Bagikan
Menteri Kesehatan Kenya, Mutahi Kagwe (PML Daily)
Bagikan

Hidayatullah.com—Warganet di Kenya geram setelah mengetahui Kementerian Kesehatan Mutahi Kagwe  menghabiskan dana penanggulangan wabah Covid-19 dalam jumlah besar hanya untuk membeli teh, camilan atau makanan ringan dan pulsa ponsel bagi para stafnya.

Sekitar 4 juta shilling Kenya (37.000 AS dolar) dibelanjakan untuk teh dan camilan, sementara 2 juta shilling dipakai untuk membeli pulsa ponsel staf, menurut anggaran Kementerian Kesehatan yang diungkap ke publik, lansir BBC Kamis (30/4/2020).

Itu merupakan bagian dari anggaran 10 juta shilling untuk pembelian teh dan camilan selama perode yang tidak disebutkan dan 6 juta shilling untuk pembelian pulsastaf selama 3 bulan.

Dana sisanya antara lain dipakai untuk membayar cicilan mobil ambulan, pembelian alat tulis kantor dan bahan bakar. Uang itu bagian dari 9,3 juta AS dolar donasi Bank Dunia untuk Kenya sebagai dana darurat penanggulangan wabah pandemi Covid-19.

Koran-koran di Kenya hari Kamis menjadikan masalah itu sebagai kepala berita utamanya guna mengecam penyalahgunaan dana tersebut. Sementara warganet melimpahkan kemarahan mereka di media sosial. Mereka semakin geram karena dana itu disalahgunakan sementara banyak orang miskin di Kenya yang tidak makan dan tenaga medis kekurangan APD.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Bagaimana bisa kalian menghabiskan uang jutaan untuk membeli teh dan camilan sementara rakyat bahkan tidak memiliki masker penutup wajah,” protes warganet bernama Walter Nyauma lewat Twitter, yang menyebut tindakan itu sombong bukan kepalang dan bodoh tak dapat diajar.

“Suatu kementerian mengalokasikan untuk dirinya sendiri dana 4 juta hanya untuk membeli teh dan camilan untuk satu bulan, sementara seorang wanita di sebuah kawasan wisata di Mombasa merebus batu hanya untuk meyakinkan anak-anaknya bahwa dia sedang memasak makanan,” ujar warganet bernama Denzin lewat Twitter.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19Kementerian Kesehatan KenyaKenyaMutahi Kagwe
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lockdown: Janda di Kenya Masak Batu untuk 8 Anaknya yang Kelaparan
Tulisan selanjutnya Ramadhan: Lockdown Mata, Telinga dan Hati

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi

Berita
30 Oktober 2026 14:11
Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat
Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’
LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor
Madinah dan Istana Kepresidenan Yaman Jadi Target Serangan Houthi

Terbaru

  • Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
  • Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz
  • MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an
  • MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis
  • Bekas Jubir Militer ‘Israel’ Akui Memanipulasi Kebenaran Genosida Gaza
  • Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’
  • Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?