Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Orang Terkaya Suriah Ungkap Pertengkaran Besar dengan Sepupunya, Bashar Al-Assad

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Mei 2020 17:44 5:44 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Mei 2020 13:43
Bagikan
Rami Makhlouf, sepupu Bashar Al-Assad.
Bagikan

Hidayatullah.com—Orang terkaya di Suriah yang juga sepupu dari Presiden Bashar Al-Assad, yang dituding Amerika Serikat dan Uni Eropa menggelontorkan banyak uang ke rezim brutal itu, mengangkat ke publik pertengkarannya dengan pemimpin Suriah itu, menuduhnya mengirimkan pasukan keamanan untuk menangkap para pegawainya dan mengambil alih bisnisnya.

Dilansir The Guardian, hari Ahad (3/5/2020) Rami Makhlouf merilis video kedua di laman Facebook, dua hari setelah kemunculan pertamanya yang mengejutkan, yang membeberkan perihal perpecahannya dengan Assad.

Taipan Suriah itu, selama dua puluh tahun terakhir, menjadi pemasok uang bagi pemerintahan Presiden Bashar untuk membiayai perang-perang rezim itu sejak 2012. Melalui sebuah imperium konglomerat yang mengendalikan sampai 60% perekonomian Suriah, Makhlouf meraup uang sangat banyak yang konon hingga £8 miliar ($10 miliar).

Makhlouf mengendalikan hampir semua pilar perekonomian Suriah, termasuk bidang konstruksi impor kendaraan, ritel, pariwisata dan telekomunikasi, yang mana perusahaan jaringan selulernya Syriatel menjadi sapi perah utamanya dan menjadi target yang ingin dikuasai Assad.

“Mereka menyuruh saya menjauhkan diri dari perusahaan-perusahaan saya dan melakukan apa yang mereka perintahkan kepada saya, sementara saya ditutup matanya dan tidak dapat merespon,” kata Makhlouf.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Tekanannya bermula dengan penangkapan tokoh-tokoh senior perusahaan-perusahaan itu yang sekarang sudah ditahan,” imbuhnya.

“Tekanannya dimulai dengan cara-cara yang tidak dapat dibenarkan dan pasukan keamanan, dengan cara tidak manusiawi, menangkap para pegawai kami,” paparnya.

Berbicara ditujukan kepada pemimpin Suriah, dia berkata, “Presiden (Assad), pasukan keamanan mulai menyerang kebebasan rakyat. Mereka itu adalah pendukung loyalmu. Situasinya sangat berbahaya dan demi Tuhan, jika ini kita teruskan, maka situasi negeri ini akan sangat sulit.”

Makhlouf mengklaim dirinya diminta agar membayar £180 miliar dalam bentuk pajak, yang dikatakannya bersedia dipenuhi dalam beberapa waktu. Akan tetapi, dia menegaskan bahwa dirinya tidak bersedia mundur dari Syriatel, yang merupakan urat nadi perekonomian Suriah dan salah satu aset terbesarnya.

Makhlouf mengatakan bahwa Assad menuduhnya menciutkan laba Syriatel guna mengelak dari pajak.

Permusuhan antara Makhlouf dan Assad yang terungkap ke publik ini mengejutkan Damaskus dan orang-orang Suriah di perantauan. Masalah di antara anggota keluarga biasanya dilakukan secara tertutup, bahkan orang-orang penting pun tidak mengetahui apa yang sesungguhnya terjadi.

Makhlouf mengumpulkan kekayaannya kebanyakan dari komisi yang dibayarkan kepadanya oleh jaringan penguasaha yang sangat luas.

Seorang pengusaha Suriah menggambarkan kekayaan Makhlouf “luar biasa banyaknya”.

“GDP Suriah $60 miliar pada tahun 2010,” kata orang itu. “Dia menguasai dengan mudah setengah dari jumlah itu. Dikalikan 20 tahun dan ditambahkan warisan kekayaan keluarga di masa-masa [mendiang presiden Suriah] Hafez Al-Assad maka Anda akan mendapati kekayaan yang amat sangat luar biasa banyaknya, dan sebagian besar tidak akan lolos audit.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al assadRami Makhloufsuria
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Vietnam dan Singapura Sukses Tekan Angka Kematian Akibat Covid-19
Tulisan selanjutnya Otoritas Xinjiang Penjarakan Orangtua Mahasiswa Uighur yang Belajar di Mesir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?