Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pengusaha Penyokong Dana Genosida di Rwanda Diringkus di Prancis

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Mei 2020 20:19 8:19 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Mei 2020 20:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Félicien Kabuga, salah satu tersangka genosida di Rwanda yang paling dicari, telah ditangkap di dekat kota Paris, demikian diumumkan Kementerian Kehakiman Prancis.

Kabuga ditangkap oleh petugas gendarmerie di wilayah Asnières-Sur-Seine, di mana dia tinggal dengan identitas palsu, lansir BBC.

International Criminal Tribunal for Rwanda menjerat pengusaha berusia 84 tahun itu dengan dakwaan genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Dia diduga mendanai kelompok ekstrimis dari etnis Hutu yang membantai 800.000orang pada tahun 1994. Kelompok ekstrimis itu memburu komunitas etnis minoritas Tutsi, serta lawan-lawan politiknya.

Jaksa kepala di International Residual Mechanism for Criminal Tribunals (IRMCT) di Den Haag, Belanda, yang menangani kasus-kasus luar biasa berkaitan perang di Rwanda dan bekas negara Yugoslavia, mengatakan Kepolisian Prancis menangkap Kabuga pada hari Sabtu (16/5/2020) dalam “operasi canggih dan terkoordinasi secara simultan di sejumlah lokasi.” Operasi penangkapan itu merupakan hasil dari investigasi gabungan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Penangkapan Félicien Kabuga hari ini menjadi peringatan kepada mereka yang bertanggung jawab atas genosida itu bahwa mereka dapat diseret ke hadapan hukum atas kejahatan yang mereka lakukan meskipun sudah 26 tahun berselang,” kata Serge Brammertz dari IRMCT dalam sebuah pernyataan.

“Bagi keadilan internasional, penangkapan Kabuga menunjukkan bahwa kita bisa berhasil ketika kita memiliki dukungan internasional,” imbuhnya.

Brammertz memuji hasil kerja aparat Prancis, tetapi dia juga menegaskan juga tentang kontribusi penting dari Rwanda, Belgia, Inggris, Jerman, Belanda, Austria, Luxembourg, Swiss, Amerika Serikat, Europol dan Interpol.

Apabila prosedur hukum di Prancis sudah dilewati, Kabuga diharapkan akan segera dialihkan sebagai tahanan IRMCT, di mana dia akan diadili.

Kabunga didakwa pada tahun 1997 dengan 7 dakwaan genosida, keikutsertaan dalam genosida, penghasutan langsung dan penghasutan publik untuk melakukan genosida, upaya percobaan untuk melakukan genosida, konspirasi untuk melakukan genosida, persekusi serta eksterminasi.

AS mengatakan Kabuga merupakan salah satu pendiri dan pimpinan Fonds de Défense Nationale (FDN), yang melaluinya dia diduga menyalurkan dana ke pemerintah interim Rwanda untuk pelaksanaan genosida tahun 1994.

Dia juga diduga memberikan dukungan logistik kepada kelompok militan pelaku pembantaian dengan menyuplai senjata dan seragam serta menyediakan transportasi untuk mereka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Felicien KabugagenosidaRwanda
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sidang Isbat Awal Syawal Digelar 22 Mei
Tulisan selanjutnya Kecewa dengan Anwar Ibrahim Seratus Anggota PKR di Kedah Hengkang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?