Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Diduga Langgar Lockdown, Usai Pesta Pangeran Muda Belgia Terjangkit Covid-19

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Mei 2020 12:45 12:45 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Mei 2020 12:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pangeran muda Belgia terjangkit coronavirus setelah menghadiri pesta semasa lockdown di Spanyol, kata istana kerajaan negara itu.

Pangeran Joachim, 28, pergi meninggalkan Belgia menuju Spanyol untuk mengikuti magang pada tanggal 26 Mei, kata istana seperti dilansir BBC Sabtu (30/5/2020).

Dua hari kemudian, dia pergi ke suatu pesta di kota Kordoba di selatan Spanyol, sebelum dites positif Covid-19.

Berbagai laporan di Spanyol menyebutkan bahwa Joachim, keponakan Raja Belgia Philippe, merupakan satu dari 27 orang yang menghadiri pesta itu.

Berdasarkan aturan lockdown di Kordoba, pesta dengan jumlah orang sebanyak itu melanggar aturan, karena di sana pertemuan dibatasi maksimal 15 orang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kepolisian Spanyol memulai penyelidikan atas kasus itu. Mereka yang terbukti melanggar aturan lockdown terancam denda hingga €10.000 ($11.100).

Semua orang yang mengikuti pesta itu kabarnya sudah dikarantina. Pangeran Joachim, putra bungsu Putri Astrid dan urutan ke-10 dalam garis pewaris tahta Belgia, dikabarkan mengalami gejala ringan Covid-19.

Rafaela Valenzuela, seorang perwakilan pemerintah Spanyol di Kordoba, mengecam pesta itu dan menyebut perilaku orang-orang itu tidak bertanggung jawab.

“Saya terkejut dan marah. Kejadian seperti ini terjadi ketika bangsa ini sedang berduka dikarenakan banyaknya kematian,” ujarnya.

Pesta tersebut pertama kali diungkap oleh koran Spanyol El Confidencial, yang mengutip dokumen dari otoritas di Andalusia tetapi tidak menyebut soal pangeran Belgia itu.

Media Belgia kemudian mengkonfirmasi ke pihak istana kerajaan yang membenarkan bahwa Pangeran Joachim sedang berada di Spanyol, di mana dia tinggal.

Pangeran muda itu diketahui sejak lama memiliki hubungan asmara dengan seorang perempuan Spanyol, yang kabarnya bernama Victoria Ortiz.

Spanyol merupakan salah satu negara di dunia dengan angka infeksi dan kematian Covid-19 terbanyak. Per 30 Mei di Spanyol terdapat 239.228 infeksi dan 27.125 kematian menurut data yang dikumpulkan Johns Hopkins University.

Saat ini Spanyol sedang melakukan pelonggaran aturan lockdown secara perlahan yang direncanakan dilakukan dalam 4 tahap. Aturan lockdown atau karantina wilayah yang diberlakukan di Spanyol termasuk salah satu yang paling ketat di dunia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Belgiacoronaviruscovid-19KordobaPangeran JoachimSpanyol
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pancasila, Ulama dan Tafsir Tunggal
Tulisan selanjutnya MPU Kecam Keras “Kitab Suci Aceh”, Minta Aparat Mengusut Tuntas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?