Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Italia akan Bangun Pemakaman Islam Pertama Tak Jauh dari Roma

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 7 Juni 2020 15:50 3:50 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 7 Juni 2020 15:50
Bagikan
[Ilustrasi] Makam Kapten Tentara Humayun Khan terletak di Pemakaman Nasional Arlington di Arlington, Virginia, AS.
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemakaman Islam pertama Italia akan segera dibangun di ruang hijau di Tragliatella, hanya beberapa kilometer di utara Roma. Tempat pemakaman itu – akan dibangun di atas lahan seluas 400 hektar di dekat perbatasan antara Fiumicino, dekat dengan bandara internasional, dan kota Bracciano – akan mnejadi pemakaman pertama yang didedikasikan untuk Muslim di negara di mana Islam adalah agama kedua terbesar.

Bachcu Dhuumcatu, presiden asosiasi komunitas Bengal Dhuumcatu di Roma, mengatakan kepada harian Italia La Repubblica bahwa pemakaman itu dapat menampung 16.000 petak tanah.

“Kami akan menyebutkan ‘Taman Kedamaian’,” katanya. “Pemakaman itu akan memungkinkan generasi Muslim kedua dan ketiga yang tinggal di Italia untuk tidak mengalami apa yang terpaksa kami alami, sebuah situasi yang menjadi semakin sulit dengan pandemi virus corona,” tambahnya.

Situs pemakaman yang diusulkan tersebut bernilai 7 juta Euro dan belum dapat dibeli. Namun, seorang arsitek telah mempersiapkan cetak biru proyek tersebut, dengan pohon-pohon palem, air mancur dan tugu di tengah-tengah pemakaman.

Sebuah sekolah Quran, pusat olahraga dan ruang untuk penyembelihan halal juga diusulkan untuk situs tersebut. Menemukan lokasi yang cocok untuk pemakaman Islam jauh dari kata mudah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Awalnya kami melakukan pembicaraan dengan Dewan Kota Roma, namun kami tidak dapat menemukan (kesepakatan) terkait lokasi yang memungkinkan,” kata Dhuumcatu.

Pemakaman Kota Roma adalah salah satu dari 58 pemakaman di Italia yang menyediakan pemakaman Islam. Namun, itu terlalu kecil untuk memenuhi permintaan dan semua ruangnya telah penuh.

Jika proyek Tragliatella mendapatkan persetujuan, pemakaman Islam baru akan menyediakan solusi untuk wilayah Italia tengah, rumah bagi sejumlah besar Muslim.

“Kami telah mencari tempat di Guidonia, kota besar lain tidak jauh dari Roma. Tetapi bahkan di sana kami tidak dapat menemukan tempat yang cocok untuk pemakaman kami,” kata Dhuumcatu. “Kami akhirnya memilih opsi Tragliatella beberapa bulan lalu. Saat itu kami akan memulai pembicaraan dengan pihak berwenang Fiumicino, namun virus corona mulai merebak dan diskusi harus terhenti,” katanya.

Di bawah hukum Italia, tanah tersebut harus dibeli oleh komunitas Islam dan kemudian disumbangkan kepada kota Fiumicino sebagai bagian dari kesepakatan yang memungkinkan tanah itu dijadikan pemakaman.

“Jika kami berhasil, kami akhirnya bisa dimakamkan menghadap Makkah dan dengan peti mati yang dibawa oleh delapan orang – semua hal yang sejauh ini tidak bisa kami lakukan,” kata Dhuumcatu.

Hanya 58 dari 8.000 kota di Italia yang memiliki ruang khusus untuk Muslim di dalam kuburan mereka. Namun, bahkan ketika ruang tersedia, ruang itu terbatas dan sering gagal memenuhi permintaan, yang meningkat secara dramatis pada paruh pertama tahun 2020 di tengah pandemi virus corona. Hasilnya adalah kekurangan tempat pemakaman Muslim.

Asosiasi Bengali Roma, dengan sekitar 35.000 anggota, telah mengajukan permohonan untuk crowdfunding dari semua 2,6 juta Muslim yang tinggal di Italia karena ingin kuburan terbuka untuk semua bangsa.

“Sumbangan pertama akan datang. Kami akan membangunnya,” kata Dhuumcatu.

Namun, partai Liga sayap kanan Italia telah menyuarakan penentangannya terhadap proyek Tragliatella.

“Muslim mencoba menggunakan kuburan untuk membangun kebiasaan mereka di daerah tanpa berkonsultasi dengan penduduk setempat. Kami menentang ini, ”kata Senator William De Vecchis.

Antonio Decaro, walikota Bari dan presiden Asosiasi Nasional Komune Italia, mengatakan kepada Arab News: “Saya sepenuhnya memahami daya tarik pemakaman bagi warga Muslim. Saya pikir waktunya telah tiba untuk menemukan solusi.”

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:EropaItaliamakammakam muslimMuslimMuslim EropaMuslim RomaRoma
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Permasalahan India, Menyalahkan Muslim
Tulisan selanjutnya 643 Pelanggaran Peraturan Covid-19 dalam 2 Hari Pertama Arab Saudi Membuka Masjid

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Berita
13 Oktober 2026 17:01
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?