Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

‘Israel’ Akan Caplok Tepi Barat Secara Bertahap

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 16 Juni 2020 12:48 12:48 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 16 Juni 2020 12:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan daerah-daerah tertentu di Tepi Barat mungkin dianeksasi secara bertahap, tidak dalam satu langkah saja, ungkap media setempat dikutip laman Anadolu Agency.

Netanyahu membahas rencana aneksasi Israel untuk mendirikan permukiman ilegal di Tepi Barat dan Lembah Yordania dengan para pensiunan pejabat militer dalam sebuah pertemuan.

Dalam pertemuan itu, Netanyahu menyatakan keinginannya untuk mencaplok hingga 30 persen dari wilayah Tepi Barat, tetapi Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz dan Menteri Luar Negeri Gabi Ashkenazi dikabarkan tidak mendukung langkah ini.

Netanyahu menuturkan bahwa Washington meminta dirinya untuk meminta persetujuan Gantz dan Ashkenazi untuk setiap langkah yang akan dia ambil untuk mengimplementasikan rencana tersebut.

Menurut media Israel, ada ketidaksepahaman antara Netanyahu dan Gantz tentang bagaimana mengimplementasikan rencana aneksasi.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Pemerintah Netanyahu berencana untuk mengadakan pemungutan suara Kabinet bulan depan untuk mencaplok bagian-bagian Tepi Barat, yang diduduki oleh Israel selama Perang Enam Hari pada 1967.

Netanyahu berulang kali mengatakan dirinya akan mencaplok blok permukiman dan Lembah Yordania pada 1 Juli di bawah perjanjian dengan sekutunya Benny Gantz, kepala koalisi Biru dan Putih.

Tepi Barat, termasuk Baitul Maqdis Timur, dipandang sebagai wilayah penjajahan di bawah hukum internasional, sehingga membuat semua pemukiman Yahudi di sana – serta pencaplokan yang direncanakan – ilegal.

Otoritas Palestina mengancam akan menghapuskan perjanjian bilateral dengan Israel jika hal itu dilanjutkan dengan aneksasi, yang selanjutnya akan merusak solusi dua negara.

Aneksasi tersebut datang sebagai bagian dari rencana “Kesepakatan Abad Ini” usulan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang diumumkan pada 28 Januari.

Rencana ini merujuk pada Baitul Maqdis atau  Yerusalem sebagai “ibu kota Israel yang tidak terbagi” dan mengakui kedaulatan Israel atas sebagian besar Tepi Barat.

Rencana tersebut menyatakan pembentukan negara Palestina dalam bentuk kepulauan yang terhubung melalui jembatan dan terowongan.

Para pejabat Palestina mengatakan bahwa di bawah rencana AS itu, Israel akan mencaplok 30-40 persen dari Tepi Barat, termasuk semua Baitul Maqdis Timur.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazaisraelpalestinaTepi Barat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Agama pendidikan nasional Tes Wawasan Kebangsaan PKS FPKS: Batalkan RUU HIP karena Bermasalah secara Filosofis, Yuridis, Sosiologis
Tulisan selanjutnya 10 Sifat Malu menurut Imam Ibnu Qoyyim al-Jauziyyah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Berita
15 Oktober 2026 14:10
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?