Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Riset: Coronavirus Kemungkinan Sudah Ada di Italia Sejak Desember 2019

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Juni 2020 22:28 10:28 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Juni 2020 22:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Coronavirus penyebab Covid-19 kemungkinan sudah ada di Italia sejak bulan Desember, menurut Istituto Superiore di Sanita (Institut Kesehatan Nasional), badan teknis-ilmiah dari otoritas Badan Kesehatan Nasional Italia yang bertugas melakukan riset, uji coba hingga pelatihan bagi tenaga kesehatan publik.

Virus itu ditemukan dalam sampel-sampel air limbah di Milan dan Turin, kata institut tersebut dalam sebuah laporan terbarunya.

Para peneliti ISS menganalisa 44 sampel air limbah yang dikumpulkan dari bulan Oktober 2019 sampai Februari 2020, dan membandingkannya dengan 24 sampel kontrol dari bulan September 2018 hingga Juni 2019.

Virus penyebab Covid-19 tampak pada sampel dari Milan dan Turin tanggal 18 Desember dan dari Bologna pada 29 Januari. Sampel-sampel itu dianalisis di dua laboratorium berbeda dengan dua metode terpisah, kata institut itu seperti dilansir Euronews Jumat (19/6/2020).

Sampel bulan Januari dan Februari 2020 juga positif menunjukkan adanya coronavirus pada air limbah (pembuangan), sedangkan sampel bulan Oktober dan November 2019 dites negatif.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Satu pasangan asal Roma yang baru tiba dari bepergian ke China menjadi kasus pertama infeksi coronavirus yang dicatat resmi oleh pemerintah Italia pada akhir Januari. Kasus pertama yang tercatat di Italia bagian utara adalah seorang pria di Codogno, yang pernah makan bersama dengan seorang koleganya dari Shanghai.

“Riset ini mungkin membantu kita untuk memahami awal sirkulasi virus tersebut di Italia,” kata ISS dalam sebuah pernyataannya.

Laporan dari Italia tersebut menyusul temuan serupa di negara-negara Eropa lain. Peneliti di Barcelona menemukan coronavirus di air limbah bertanggal 41 hari sebelum pertama kali kasus infeksi Covid-19 dilaporkan resmi di Spanyol.

Para dokter di sebuah rumah sakit di Prancis yang memeriksa ulang sampel dari pasien yang dirawat karena pneumonia pada bulan Desember 2019 menemukan sedikitnya satu pasien positif coronavirus. Mereka mendorong rumah sakit lain melakukan pemeriksaan yang sama.

Luca Lucentini, yang memimpin departemen kualitas air dan kesehatan di ISS, mengatakan temuan peneliti Italia itu bukan berarti “rantai penularan utama yang menyebabkan penyebaran wabah di Italia berasal dari kasus-kasus pertama tersebut.”

ISS mengajukan kepada Kementerian Kesehatan untuk melakukan penelitian terhadap sistem pembuangan limbah di lokasi-lokasi pariwisata guna mempelajari coronavirus lebih lanjut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Air Limbahcoronaviruscovid-19Italia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Turki Sukses Uji Coba Rudal Jarak Menengah Pertamanya
Tulisan selanjutnya Dokter Arab Vs Dokter Eropa di Masa Perang Salib

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Berita
1 September 2026 09:01
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?