Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ragam

Inilah Masjid-Masjid yang Diubah Jadi Katedral di Barat

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 14 Juli 2020 16:23 4:23 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 14 Juli 2020 16:15
Bagikan
[Ilustrasi]
Bagikan

Hidayatullah.com | PADA Jum’at (10/7/2020) lalu, Hagia Sophia akhirnya kembali difungsikan sebagai masjid setelah Dewan Negara Turki memutuskan untuk membatalkan dekrit yang mengubahnya menjadi museum pada 1934.

Keputusan tersebut disambut dengan gegap gempita oleh rakyat Turki khususnya dan umat Islam pada umumnya. Hagia Sophia yang ditetapkan sebagai wakaf umat Islam oleh Muhammad Al-Fatih, penakluk Konstantinopel, akhirnya kembali menjadi tempat ruku’ dan sujud bagi seluruh Muslim.

Namun, beberapa negara barat dan katedral ortodoks tidak dapat menerima keputusan tersebut dan mengeluarkan kecaman. Hagia Sopia, yang merupakan simbol kekalahan imperium Bizantium, adalah bangunan bersejarah yang pada mulanya berfungsi sebagai katedral ortodoks. Pengubahannya menjadi masjid terjadi setelah penaklukan Konstantinopel, kini Istanbul, oleh Turki Utsmani.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menanggapi berbagai kecaman dari luar tersebut dengan mengatakan bahwa pengubahan status Hagia Sopia menjadi masjid adalah hak Turki dan ikut campur dari luar adalah serangan terhadap kedaulatan negara tersebut.

Pengubahan status tempat ibadah merupakan hal yang umum dan banyak terjadi. Di barat, telah tercatat beberapa gereja yang tak lagi difungsikan dibeli dan diubah menjadi masjid oleh kaum Muslim. Sebaliknya dalam sejarah, banyak masjid yang kemudian dialih fungsikan menjadi katedral atau fungsi lainnya di negara-negara Eropa.

Baca Juga

Abu Ubaidah Peringatan Setahun Perang Gaza
Siapa Abu Ubaidah, Sosok Misterius yang Jadi Simbol Perlawanan Palestina?
Toko Buku Tertua di London Berjuang Melawan Waktu
Mengapa Umat Muslim Tidak Boleh Memiliki Bom Atom?
Di Balik Janji Kemakmuran dan “Bisnis Ayat-Ayat Suci”
Tinta Penyesalan: Ketika Tato jadi Beban Seumur Hidup

Berikut beberapa Masjid di antaranya:

  1. Masjid Agung Cordoba

Sultan Abdurrahman I membeli tanah dan bangunan Kristen di Cordoba dan membangun masjid agung pada tahun 785. Ekstensi-ekstensi utama masjid ditambahkan pada abad ke-9 dan ke-10, sampai ekstensi terakhir pada abad ke-10 di bawah Al-Mansur. Ketika orang-orang Kristen merebut Cordoba pada tahun 1236, Raja Ferdinand III dari Kastilia mengubah masjid tersebut menjadi sebuah katedral. Kemudian, bangunan lain katedral dibangun di tengah-tengah masjid lama, mengonfigurasi Masjid-Katedral Cordoba saat ini. Dulunya, masjid ini adalah masjid terbesar kedua di dunia setelah Masjid Agung Mekah pada sekitar abad ke-9, sampai Masjid Sultan Ahmed, Istanbul dibangun pada tahun 1588.

  1. Masjid Bab Al- Mardum

Masjid ini dibangun di Toledo pada tahun 999, di masa Umayyah. Sebuah prasasti ditulis pada batu bata dalam aksara Kufic di fasad barat daya mengungkapkan detail pendirian masjid tersebut:

“Bismillah. Ahmad ibn Hadidi yang mendirikan masjid ini menggunakan hartannya sendiri, meminta hadiah di surga untuk itu dari Allah. Masjid dibangun dengan bantuan Allah di bawah arahan Musa ibn Alí, arsitek dan Sa’ada, dan berakhir di Muharraq pada 390 Hijriah”

Masjid ini diubah menjadi gereja sekitar tahun 1085. Terjadi ketika Toledo diserbu oleh orang-orang Kristen. Raja Spanyol Alfonso VIII memberikan bangunan masjid kepada Ordo Pelayanan Salib Suci pada tahun 1182. Elemen-elemen Kristen ditambahkan setelahnya seperti kubah setengah lingkaran di bagian atas altar dan mural dari tokoh-tokoh Kristen.

  1. Masjid Jami’ Martulah

Merupakan Masjid terbaik dan unik yang dapat ditemukan di Portugal, dengan campuran arsitektur Almohad dan Manueline pasca-Gotik. Masjid yang terletak di Mertola ini terakhir dibangun kembali pada paruh kedua abad ke-12, tetapi beberapa elemen berasal dari abad ke-9. Pada abad ke-13, Masjid ini diubah menjadi gereja Kristen, dan altar diletakkan di tembok utara. Pada pertengahan abad ke-16, Pedro Dias menggambarkan perubahan pada bangunan: menara Masjid diganti dengan menara lonceng dan garis atapnya telah dihiasi dengan merlon, khas gereja, yang memahkotai atap bangunan. Kini ia dinamai, Gereja Nossa Senhora.

  1. Masjid Agung Sevilla

Saat ini, hanya menara dari Masjid Agung ini saja yang tersisa. Masjid ini dulunya sebanding dengan masjid Agung Cordoba, hancur oleh gempa bumi pada tahun 1365. Menara tersebut kini digunakan sebagai menara lonceng gereja dan dinamakan sebagai Giralda. Giralda (bahasa Spanyol: La Giralda [la xiˈɾalda]) kini adalah menara lonceng Katedral Seville di Seville, Spanyol. Pada mulanya adalah menara Masjid Agung Seville di al-Andalus, Spanyol Moor, pada masa pemerintahan dinasti Almohad, dengan top bergaya Renaissance ditambahkan oleh umat Katolik setelah pengusiran umat Islam dari daerah tersebut. Giralda didaftarkan pada tahun 1987 sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO. Menara ini setinggi 104,1 m (342 kaki) dan tetap menjadi salah satu simbol terpenting kota, seperti yang telah terjadi sejak Abad Pertengahan.

  1. Masjid Agung Zaragoza

Salah satu masjid terbesar & tertua di Al-Andalus. Diperbesar kemudian menjadi 54 × 86 meter. Penampakannya mirip dengan Masjid Agung Cordoba. Pertama kali dibangun oleh Hanas bin Abdallah, diakatakan oleh Al-Humaydi sebagai salah satu tabi’in. Masjid ini kemudian diubah menjadi katedral meskipun terdapat katedral lain yang sangat dekat yang digunakan oleh orang Kristen pada masa pemerintahan Moor. Minaretnya tetap kokoh hingga abad ke-17. Masjid ini dihancurkan oleh Kerajaan Spanyol untuk kemdian dibangun katedral di atasnya. Restorasi pada tahun 1999, mengungkapkan ukuran asli masjid, lokasi masuk dll. Kini dinamai sebagai Katedral Savior of Zaragoza.

  1. Masjid Agung Nasrid, Granada

Masjid ini dibangun di masa Kesultanan Nasrid di Granada. Ia diubah menjadi katedral setelah Kerajaan Kristen Spanyol menguasainya pada tahun 1492. Pondasi untuk gereja dibangun oleh Enrique Egas mulai dari tahun 1518 hingga 1523 di atas lokasi masjid utama kota tersebut. Kapel Kerajaan Granada juga dibangun di atas bekas teras Masjid Agung tersebut.

  1. Masjid Jami’ Mayrid

Kini berdiri sebagai gereja bernama Gereja St. Nicholas di Madrid. Sisa-sisa arkeologis menunjukkan bahwa gereja dan menara loncengnya merupakan bagian dari bekas Masjid Jami’ itu. Dipugar dan dijadikan gereja pada abad ke-12. Lalu kapel direnovasi pada abad ke-17. Merupakan gereja tertua saat ini di Madrid berasal dari 1202. Ia dibangun di atas masjid Muslim Mayrit. Menaranya merupakan karya arsitektur Mudéjar Arab Moor. Muslim terusir dari Madrid pada 1085.

Sebenarnya masih banyak lagi gereja-gereja khususnya di Spanyol dan Portugal yang terbukti dibangun di atas Masjid-Masjid milik kaum Muslim. Selain menjadi Gereja/Katedral, banyak juga masjid-masjid yang diubah fungsinya oleh Barat. Seperti Masjid Fethiye di Athena, Yunani yang diubah menjadi pameran kebudayaan. Ada sedikitnya selusin masjid di Yunani yang diubah fungsinya. Di Israel, Masjid Al-Ahmar, sebuah masjid yang bersejarah, diubah menjadi klub malam, tempat orang-orang Yahudi mabuk-mabukan dan berpesta.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:DirampasKatredalkristenmasjidpasukan Salib
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Cek Arah Kiblat, Besok dan Lusa Matahari akan Kembali Melintas di atas Ka’bah
Tulisan selanjutnya Dokter Prancis Minta Publik Kenakan Masker untuk Perlindungan Diri dan Orang Lain

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

buzzer muhammadiyah
Ragam

Industri Buzzer Sudah jadi Lahan Bisnis Politik di Indonesia

28 Agustus 2025 10:23
Ragam

Logika Muhammad Ali: “Mengapa Tarzan Berkulit Putih?”

23 Agustus 2025 17:22
Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis Masjidil Aqsha
Ragam

Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis

17 Agustus 2025 18:29
Ragam

“Cracka”: Remaja Peretas CIA dan Bela Palestina

11 Agustus 2025 16:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?