Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kurun 24 Jam Rusia Melaporkan 6.000 Kasus Infeksi Baru Coronavirus

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Juli 2020 19:09 7:09 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Juli 2020 19:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Rusia melaporkan 6.248 kasus baru infeksi coronavirus dan 175 kematian pada hari Selasa (14/7/2020) dalam kurun 24 jam terakhir.

Itu artinya negara itu telah mengkonfirmasi 739.947 kasus Covid-19 atau yang tertinggi keempat di dunia, dan catatan resmi kematian 11.614.

Meskipun demikian, jumlah kasus infeksi baru di ibu kota Moskow dikabarkan menurun beberapa pekan belakangan, dan sejak kemarin aturan yang mengharuskan penggunaan masker di tempat-tempat terbuka mulai dilonggarkan.

Total ada 8.804 orang yang dilaporkan sembuh dalam kurun 24 jam terakhir, sehingga jumlah pasien sembuh secara keseluruhan di Rusia mencapai 512.825.

Akan tetapi laporan The Moscow Times menyebutkan rendahnya tingkat mortalitas Covid-19 itu menimbulkan keraguan di kalangan pengkritik pemerintah. Mereka menuding aparat sengaja mengecilkan angkanya agar pandemi coronavirus di Rusia tidak tampak parah atau mengerikan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pemerintah Rusia menyebut angka kematian rendah disebabkan hasil tes massal menunjukkan banyak warganya yang terjangkit coronavirus hanya mengalami gejala ringan atau tanpa gejala sama sekali.

Kementerian Kesehatan sekarang sedang menyesuaikan bagaimana sistem pelaporan mortalitas Covid-19 akan memasukkan semua kasus kematian yang diyakini berkaitan dengan coronavirus, meskipun penyebab langsung kematian adalah penyakit lain atau pasien dites negatif.

Mantan menteri keuangan Alexei Kudrin, politisi liberal yang dikenal dengan komentar-komentarnya yang lugas, mengatakan sistem kesehatan Rusia membutuhkan lebih banyak dana dan modernisasi di banyak daerah.

“Obat-obatan jelas sekali kekurangan dana, dan bahkan menurut norma saat ini perlu dilakukan perombakan besar-besaran,” kata Kudrin, yang mengetuai Badan Audit yang memeriksa pembelanjaan anggaran negara, dalam wawancara dengan kantor berita milik pemerintah TASS.

“Kami akan terus melakukan pemeriksaan dan menunjukkan angka-angkanya,” imbuh Kudrin.

Meskipun mengkritik sistem kesehatan di Rusia, dia mengakui pemerintah mengambil kebijakan yang cukup baik dalam penanggulangan pandemi Covid-19, dan memberikan apresiasi kepada militer yang ikut berperan dalam pembangunan fasilitas-fasilitas medis darurat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronaviruscovid-19rusia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dokter Prancis Minta Publik Kenakan Masker untuk Perlindungan Diri dan Orang Lain
Tulisan selanjutnya Vaksinasi Polio di Pakistan Dilanjutkan, Petugas Dikawal Polisi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?