Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menhan AS akan Ke China, Washington Janji Bantu Asia Tenggara Hadapi Beijing

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Juli 2020 23:11 11:11 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Juli 2020 23:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Menteri Pertahanan Amerika Serikat Mark Esper hari Selasa (21/7/2020) mengatakan bahwa dia berencana untuk mengunjungi China tahun ini guna membicarakan “krisis komunikasi”, sementara Washington bersikap lebih tegas terhadap Beijing dalam masalah Laut China Selatan.

Esper mengatakan dia telah berbicara dengan sejawatnya dari China beberapa kali dan berharap dapat mengunjungi negeri tirai bambu itu akhir tahun ini, lapor AFP.

Dia mengatakan dalam sebuah seminar keamanan bahwa salah satu tujuan dari lawatan tersebut adalah “membangun sistem yang diperlukan bagi penanganan krisis komunikasi dan menegaskan maksud kami untuk berkompetisi secara terbuka di sistem internasional di mana kita semua berada di dalamnya.”

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo pekan lalu mengatakan bahwa Amerika Serikat akan memperlakukan upaya China menguasai sumber-sumber daya di Laut China Selatan sebagai aktivitas ilegal, dan AS akan memberikan dukungannya kepada negara-negara di Asia Tenggara yang mendapat tekanan dan persaingan dari Beijing dalam masalah yang berkaitan dengan hal tersebut. 

“Kami katakan dengan sejelasnya: klaim-klaim Beijing atas sumber daya di sebagian besar wilayah perairan Laut China Selatan sepenuhnya melanggar hukum, demikian pula kampanye perundungan yang dilakukannya untuk menguasai sumber-sumber daya tersebut,” kata Pompeo dalam sebuah pernyataan. 

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hari Selasa, Esper mengatakan bahwa China “tidak berhak untuk mengubah wilayah perairan internasional menjadi zona eksklusif bagi kerajaan maritimnya.”

“Kami tidak ingin membuat konflik. Kami berkomitmen pada hubungan yang membangun dan berorientasi hasil dengan China dan, dalam kerangka hubungan pertahanan kami, untuk membuka jalur komunikasi dan mengurangi risiko,” imbuh Esper.

Sebagaimana diketahui beberapa tahun terakhir China gencar melakukan berbagai upaya untuk menguasai perairan dan pulau-pulau di kawasan Laut China Selatan, termasuk dengan mempertontonkan kekuatan senjata dan militernya. Aksi-aksi China di kawasan itu menimbulkan ketegangan dengan Jepang, Korea Selatan, Filipina dan negara-negara Asia Tenggara lainnya.* 

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Asia TenggaraBeijingchinaLaut China SelatanMark EsperMenhan AS
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Banyak Komentar Miring soal Pembubaran Gugus Tugas Covid-19, Pramono Bicara Panjang Lebar
Tulisan selanjutnya DPR Hakekok Komisi VIII Minta Jamaah Tak Risau: Insya Allah Pergi Haji Tahun Depan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Berita
2 September 2026 20:18
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?